TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus mengintensifkan upaya pencegahan penyebaran penyakit campak pada anak. Selain menggelar program imunisasi gratis, masyarakat juga diimbau untuk memahami perbedaan gejala campak pada anak yang telah dan belum mendapatkan imunisasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit menular akibat virus yang rentan menyerang anak-anak, khususnya yang belum memperoleh imunisasi lengkap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, anak yang telah diimunisasi umumnya mengalami gejala yang lebih ringan. Ruam yang muncul tidak terlalu pekat, penyebarannya terbatas, serta lebih cepat menghilang. Kondisi anak pun cenderung tetap aktif, dengan demam yang tidak terlalu tinggi dan cepat mereda.
“Risiko komplikasi pada anak yang sudah diimunisasi juga jauh lebih kecil,” ujar dr. Dini, Rabu (1/4/2026).
Sebaliknya, pada anak yang belum mendapatkan imunisasi, gejala campak dapat berlangsung lebih berat. Ruam biasanya tampak merah pekat dan menyebar luas ke seluruh tubuh, bahkan disertai pembengkakan pada wajah.
Tak hanya itu, kondisi anak juga cenderung lebih lemas, rewel, hingga berpotensi mengalami penurunan kesadaran. Demam yang dialami pun lebih tinggi dan berlangsung lebih lama, sehingga berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak.
“Dalam kondisi tertentu, campak bahkan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik,” jelasnya.
Ia menegaskan, imunisasi merupakan langkah paling efektif untuk melindungi anak dari dampak berat penyakit campak. Oleh karena itu, para orang tua diimbau untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mulai menunjukkan gejala campak, guna mendapatkan penanganan yang tepat sekaligus mencegah penularan lebih luas.
Melalui langkah preventif ini, Pemkot Tangerang berharap angka penyebaran campak dapat ditekan serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan terlindungi. (Will/dam)









