Dinkes Kota Tangerang Ajak Warga Kenali Perbedaan Campak pada Anak Imunisasi dan Tidak Imunisasi

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus mengintensifkan upaya pencegahan penyebaran penyakit campak pada anak. Selain menggelar program imunisasi gratis, masyarakat juga diimbau untuk memahami perbedaan gejala campak pada anak yang telah dan belum mendapatkan imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit menular akibat virus yang rentan menyerang anak-anak, khususnya yang belum memperoleh imunisasi lengkap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, anak yang telah diimunisasi umumnya mengalami gejala yang lebih ringan. Ruam yang muncul tidak terlalu pekat, penyebarannya terbatas, serta lebih cepat menghilang. Kondisi anak pun cenderung tetap aktif, dengan demam yang tidak terlalu tinggi dan cepat mereda.

Baca Juga:  Carut Marut Antrian Pengangkut TBS Di PTPTN Kertajaya

“Risiko komplikasi pada anak yang sudah diimunisasi juga jauh lebih kecil,” ujar dr. Dini, Rabu (1/4/2026).

Sebaliknya, pada anak yang belum mendapatkan imunisasi, gejala campak dapat berlangsung lebih berat. Ruam biasanya tampak merah pekat dan menyebar luas ke seluruh tubuh, bahkan disertai pembengkakan pada wajah.

Tak hanya itu, kondisi anak juga cenderung lebih lemas, rewel, hingga berpotensi mengalami penurunan kesadaran. Demam yang dialami pun lebih tinggi dan berlangsung lebih lama, sehingga berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak.

Baca Juga:  Raih Berkah dan Cintai Rupiah Lewat SHAFARA dan FERBA 2024

“Dalam kondisi tertentu, campak bahkan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, imunisasi merupakan langkah paling efektif untuk melindungi anak dari dampak berat penyakit campak. Oleh karena itu, para orang tua diimbau untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mulai menunjukkan gejala campak, guna mendapatkan penanganan yang tepat sekaligus mencegah penularan lebih luas.

Melalui langkah preventif ini, Pemkot Tangerang berharap angka penyebaran campak dapat ditekan serta menciptakan generasi yang lebih sehat dan terlindungi. (Will/dam)

Berita Terkait

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
Bapenda Kota Tangerang Perkuat Transaksi Digital melalui Sosialisasi ETPD
Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk
Pemprov Banten Soroti Parkir Liar di Tol
Hadiri Salat Iduladha di Al-Amjad, Bupati Maesyal Serahkan Bantuan Kurban Presiden Prabowo
KAHMI dan HMI Tebar Semangat Kurban
Pilar Turun Langsung Sembelih Hewan Kurban, Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:11 WIB

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:02 WIB

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:53 WIB

Bapenda Kota Tangerang Perkuat Transaksi Digital melalui Sosialisasi ETPD

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:05 WIB

Hadiri Salat Iduladha di Al-Amjad, Bupati Maesyal Serahkan Bantuan Kurban Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Bola

Enzo Fernandez Chelsea Patok Harga Triliunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:12 WIB

Daerah

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB