DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang, Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Anggota DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk mengembangkan program urban farming atau pertanian perkotaan sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pribadi serta optimalisasi ruang terbuka hijau (RTH) perlu ditingkatkan dengan dukungan bantuan bibit dan edukasi kepada masyarakat.

“Pemerintah perlu mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang ada. Selain itu, dukungan bibit dan edukasi juga harus diperkuat untuk mendukung ketahanan pangan,” ujarnya di Tangerang, Minggu (12/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gatot menegaskan, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Jika masyarakat mampu memproduksi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka ketergantungan terhadap pasokan luar dapat berkurang,” jelasnya.

Selain pengembangan urban farming, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan melalui operasi pasar secara rutin. Langkah ini dinilai penting agar harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga:  Selama Ramadhan Kebutuhan Beras Diprediksi Naik

Gatot turut menyoroti pentingnya kelancaran distribusi logistik pangan dari wilayah penyangga. Gangguan distribusi, menurutnya, dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga komoditas.

Dalam hal penguatan jejaring sosial dan bantuan pangan, ia meminta peningkatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi perangkat daerah (OPD), Perum Bulog, serta BUMD.

“Koordinasi yang baik penting agar penyaluran bantuan pangan tepat sasaran dan efektif. Selain itu, strategi ketahanan pangan jangka panjang harus menjadi perhatian, terutama karena keterbatasan lahan di perkotaan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menyampaikan bahwa program urban farming di Kota Tangerang telah menunjukkan hasil positif.

Baca Juga:  DPC PDIP Kota Tangerang Gelar Rakercabsus

Hingga 2025, program ini telah melibatkan 76 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 39 kelompok pemberdayaan ikan. Produksi yang dihasilkan meliputi 100.920 polybag tanaman cabai, tomat, dan terong, serta 352.717 ekor ikan nila dan lele.

Selain itu, terdapat 11.147 polybag tanaman obat keluarga (TOGA), serta peternakan kecil dengan 45 ekor kambing dan domba.

Di sektor pertanian, Kota Tangerang memiliki 11 kelompok tani (poktan) yang mengelola lahan seluas 98 hektare, dengan produksi mencapai 846 ton beras sepanjang 2025. Sementara itu, kelompok hortikultura menghasilkan 4,7 ton cabai besar dan 4,9 ton bawang merah.

“Ke depan, program urban farming akan terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Ruta.(Hab)

Berita Terkait

Bina Generasi Tertib Lalu Lintas, Polres Metro Tangerang Kota Borong Prestasi di Ajang PKS dan Pocil
FPRMI Serukan Kolaborasi Antarorganisasi Pers, Soroti Tingginya Aduan ke Dewan Pers
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:02 WIB

Bina Generasi Tertib Lalu Lintas, Polres Metro Tangerang Kota Borong Prestasi di Ajang PKS dan Pocil

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:39 WIB

FPRMI Serukan Kolaborasi Antarorganisasi Pers, Soroti Tingginya Aduan ke Dewan Pers

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Berita Terbaru