DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Ratusan masyarakat Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, Rabu (8/4/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sepuluh tuntutan kepada Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya.

Koordinator lapangan aksi, Atang Solihin, mengatakan kedatangan massa ke gedung wakil rakyat bertujuan mendesak pemerintah daerah agar segera merespons tuntutan yang diajukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami minta Bupati Lebak menyanggupi sepuluh tuntutan yang kami ajukan,” ujar Atang dalam orasinya.

Ia menjelaskan, sepuluh tuntutan tersebut meliputi pembangunan jalan hingga ke pelosok desa secara merata, permohonan maaf terbuka dari bupati kepada publik, pengembalian pedagang Pasar Semi ke Jalan Sunan Kalijaga, serta audit proyek revitalisasi alun-alun.

Selain itu, massa juga menuntut pembuktian komitmen penindakan terhadap oknum organisasi perangkat daerah (OPD) yang melanggar aturan, percepatan pematangan lahan hunian sementara (huntara) Cigobang, rekomendasi penanganan kasus tambang pasir di Desa Jayasari, serta pengembalian nilai slogan “Lebak Bertauhid”.

Baca Juga:  Kemana Berlabuhnya Demokrat?

Tuntutan lainnya mencakup peningkatan kesejahteraan penambang rakyat dan penambahan fasilitas serta pelayanan di RSUD Adjidarmo.

“Jika sepuluh tuntutan kami tidak direalisasikan, kami minta Bupati dan Wakil Bupati mundur dari jabatannya,” kata Atang.

Orator lainnya, Ade Surnaga, menyoroti perlunya permohonan maaf dari bupati terkait pernyataan yang dinilai tidak pantas kepada wakil bupati beberapa waktu lalu.

“Ucapan tersebut memicu kegaduhan di masyarakat, sehingga Bupati harus meminta maaf kepada publik,” ujarnya.

Dalam aksi itu, massa juga sempat membakar ban di halaman gedung DPRD Lebak sebagai bentuk protes.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Lebak, Halson Nainggolan menanggapi tuntutan tersebut dengan menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Baca Juga:  Maesyal-Intan Raih 52% Dukungan Publik Tampil Kompak di Debat

Menurutnya, kewenangan utama pemerintah kabupaten adalah pembangunan jalan kabupaten. Meski demikian, Pemkab Lebak tetap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan poros desa pada 42 ruas di tahun 2026, di luar jalan kabupaten.

“Harapan jalan mulus di seluruh wilayah bukan hanya keinginan masyarakat, tetapi juga menjadi perhatian bupati. Namun, pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah program lain seperti penataan Pasar Semi dan pembangunan fasilitas publik juga telah dianggarkan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Terkait tuntutan permohonan maaf, Pj Sekda menyebut persoalan antara bupati dan wakil bupati telah diselesaikan secara internal.

“Keduanya sudah berkomitmen untuk bersama-sama membangun Lebak. Tidak ada masalah,” katanya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di sektor kesehatan, meskipun diakui masih terdapat kekurangan yang akan diperbaiki secara bertahap. (eem/dam/hmi)

Berita Terkait

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA
Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks
Bina Generasi Tertib Lalu Lintas, Polres Metro Tangerang Kota Borong Prestasi di Ajang PKS dan Pocil
FPRMI Serukan Kolaborasi Antarorganisasi Pers, Soroti Tingginya Aduan ke Dewan Pers
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:39 WIB

FPRMI Serukan Kolaborasi Antarorganisasi Pers, Soroti Tingginya Aduan ke Dewan Pers

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru