LEBAK | TR.CO.ID
Dua remaja berumur 17(MRi) dan DF(14) asal Jakarta ditemukan meninggal dunia di Pantai Karang Seke, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Keduanya ditemukan meninggal dunia, setelah sebelumnya hilang terseret ombak di Pantai Karang Seke.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama, kedua remaja yang berprofesi pengamen ondel ondel itu datang bersama lima temannya Aldryansah (31), Yandi pratama (24) juga Muhamad kafa(14) yang tidak berenang, Mri (17) Df (14). Mereka pada hari Kamis(01/08) datang ke Pantai Karang Seke untuk berenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian dua korban MRi dan Df berenang ke tepi pantai, sedangkan ketiga temannya yang lain, Aldryansyah, Yandi dan Muhammad Kaffa tidak berenang. Malang bagi kedua korban, saat asyik berenang keduanya terseret ombak Karang Seke yang sedang tinggi gelombangnya.
“Rombongan itu datang berlima, dua orang berenang dan tiga orang lainnya tidak berenang. Saat asyik berenang tiba tiba datang ombak besar yang kemudian menyeret keduanya ke tengah perairan dan langsung hilang,” kata Febby, kepada wartawan, Minggu (4/8/24).
Kata Febby, keduanya ditemukan setelah dua hari hilang terseret ombak, dan ditemukan ditempat berbeda oleh nelayan, Mri ditemukan sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara dan Mdf ditemukan di Pantai Duraen, Desa Muara dengan radius 500 meter dari TKP
Selanjutnya kata Febby, kedua korban tersebut langsung dibawa kerumahnya masing masing dengan menggunakan mobil Ambulans milik Desa Muara. Febby menghimbau kepada masyarakat saat ini agar lebih berhati hari jika mau berenang ke berbagai pantai yang ada di Lebak Selatan, lantaran ombaknya sedang tinggi.
“Keduanya ditemukan ditempat yang berbeda oleh nelayan dan masyarakat. Kini kedua kirban sudah diantarkan ke rumahnya masing masing,” ujar Febby.
Erwin Komara Sukma, penggiat wisata asal Lebak membenarkan jika ada dua warga Jakarta yang menjadi korban keganasan ombak perairan Lebak Selatan. Erwin menghimbau wisatawan berhati hati dan menaati anjuran dari pengelola wisata. (jat/dam)









