SERANG | TR.CO.ID
Gelar karya dan pentas seni Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diadakan SMPN 1 Cikeusal, bertema Bhineka Tunggal Ika. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah ini dengan topik Harmonisasi dan keberagaman, Kamis (10/10/24).
Kepala Sekolah SMPN 1 Cikeusal, Adang Sutarman mengatakan, gelar karya dan pentas seni P5, bertema Bhineka Tunggal Ika, dapat menampilkan berbagai kegiatan seperti penampilan pencak silat, tari jaipongan, penampilan baju adat dan lain lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan pentasnya dibarengi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, melalui ceramah agama dan panjang maulid lewat pawai panjang maulid.
Menurut Adang, gelar karya P5 merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menghidupkan semangat Bhineka Tunggal Ika dalam konteks sekarang ini. Gelar karya ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menunjukan bakat dan kemampuannya dalam berbagai bidang.
Adang menambahkan, Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan negara yang menggambarkan kondisi Indonesia yang memiliki banyak keberagaman budaya, namun tetap menjadi satu bangsa. Makna Bhineka Tunggal Ika adalah berbeda beda tetapi tetap satu.
Bagi peserta didik sendiri, contoh penerapan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari hari adalah saling menghormati antar agama, suku bangsa. Menghargai hasil karya orang lain. Bergotong royong dalam membangun bangsa.
Perwujudan semboyan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari hari dilakukan dengan cara hidup saling menghargai antara masyarakat yang satu dengan lainnya tanpa memandang suku bangsa, agama, bahasa, adat istiadat, warna kulit dan lain-lain.
Adapun demensi apa saja dalam P5 tema Bhineka Tunggal Ika diantaranya Beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, Berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis. “Kegiatan P5 ini mendapat suport dari Smartfren dan Mei Sedap,” tukasnya. (mur/dam)









