TANGERANG | TR.CO.ID
Dalam rangka membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan pangan selama Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 13 kecamatan. Program ini disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Salah satu warga Kecamatan Pinang, Septiani, mengungkapkan bahwa GPM sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Ia menuturkan bahwa harga minyak di pasaran mencapai Rp18 ribu per liter, sementara di GPM dijual Rp17 ribu. Begitu pula dengan beras yang harganya lebih murah sekitar Rp2 ribu per kilogram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Telur juga di sini Rp28 ribu, sedangkan di pasaran sudah Rp30 ribuan. Buat kami kaum emak-emak, seribu rupiah pun berharga. Alhamdulillah banget, GPM ini sangat membantu kami untuk stok pangan sepanjang puasa,” ujar Septiani saat berbelanja di GPM Kecamatan Pinang.
Senada dengan Septiani, Sulistiawaty, warga lainnya, mengaku awalnya datang ke kecamatan untuk mengurus administrasi kependudukan. Namun, setelah melihat adanya GPM, ia pun ikut membeli sembako murah.
“Pas lihat ternyata ada sembako dan harganya murah-murah, akhirnya ikut beli,” ungkapnya dengan antusias.
Sebagai informasi, GPM di 13 kecamatan masih akan berlangsung hingga 24 Maret 2025. Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap mengenai lokasi dan jam pelaksanaan melalui akun Instagram resmi @dkp.tangerangkota. (ris/dam)









