TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus berupaya mempromosikan kebudayaan lokal sebagai daya tarik wisata.
Salah satu tradisi yang menjadi sorotan adalah Gotong Toapekong, sebuah prosesi budaya yang diadakan pada Sabtu, (2/9/2024), yang berhasil menarik perhatian hingga 75 ribu pengunjung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Rizal Ridolloh, mengungkapkan bahwa Gotong Toapekong kali ini memiliki makna khusus karena baru saja ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). “Ini merupakan momen penting bagi kami, terutama dengan sertifikasi WBTB Gotong Toapekong yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat bulan depan. Acara berlangsung dengan tertib dan sukses, dan kami berharap ini menjadi daya tarik wisata budaya yang lebih besar ke depannya,” ujar Rizal.
Pemkot Tangerang, lanjut Rizal, akan terus melakukan upaya pelestarian dan promosi budaya serta situs sejarah di wilayahnya. Pihaknya juga terbuka menerima masukan dari masyarakat terkait budaya atau situs bersejarah lain yang dapat diajukan sebagai WBTB atau cagar budaya.
Kami mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam melestarikan budaya lokal. Ini adalah usaha bersama, dan kami berharap setiap elemen masyarakat Kota Tangerang ikut menjaga dan menyampaikan nilai budaya ini kepada generasi selanjutnya, tambah Rizal.
Gotong Toapekong sendiri merupakan tradisi yang diadakan setiap 12 tahun sekali. Banyak warga yang tidak ingin melewatkan kesempatan langka ini, seperti yang disampaikan Claudia, seorang pengunjung yang datang sejak pagi. Ini momen yang sangat langka, kita harus menunggu 12 tahun lagi untuk bisa melihatnya kembali. Sangat meriah dan penuh kebersamaan, ungkapnya.
Hengki, warga Sepatan yang datang bersama anaknya, juga merasa tersentuh melihat keragaman peserta dan penonton acara tersebut. Saya sangat terharu melihat banyak umat agama lain yang hadir. Ini menunjukkan bahwa kita bisa bergandengan tangan dalam keberagaman, semoga ini terus berlanjut di masa mendatang, tutupnya.
Dengan keberhasilan Gotong Toapekong sebagai salah satu daya tarik wisata budaya, Pemkot Tangerang optimistis tradisi ini akan menjadi warisan yang diteruskan dengan bangga oleh generasi mendatang. Acara ini akan kembali digelar pada tahun 2036, menjadikannya tradisi yang dinantikan oleh masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya. (ris/dam)









