Guru Smanba Susun Modul Ajar Terdiferensiasi

Kamis, 9 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG I TR.CO.ID

Hari ketiga, 33 orang guru UPT SMAN 1 Bandung (Smanba) yang menjadi peserta workshop Implementasi Kurikulum Merdeka, melakukan aksi nyata menyusun modul ajar terdiferensiasi di sekolah, Rabu (8/11/23).

Kepala sekolah UPT SMAN 1 Bandung, H. Priyadi melalui Wakasek kurikulum, Hariri mengatakan materi workshop hari ini, masing-masing peserta menyusun modul ajar terdiferensiasi kemudian pengumpulan hasil pembuatan modul ajar dilanjutkan refleksi hasil pembuatan modul ajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ketiga ini, peserta menyusun modul ajar, mengumpulkan hasil modul ajar dan merefleksi,”kata Hariri di sela-sela kegiatan workshop.

Hariri menjelaskan, pada acara pembukaan, Senin (6/11/23), dihadiri oleh Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah Seragon, Asep Ubaidilah. Kemudian seluruh peserta mendapatkan materi pemahaman capaian pembelajaran dalam menyusun modul ajar terdiferensiasi, Implementasi pembelajaran dan asesmen pada kurikulum merdeka, refleksi implementasi kurikulum merdeka di SMAN 1 Bandung, oleh narasumber, Syaikhu (Pengawas Pembina SMA wilayah Seragon) dengan moderator Masturdin.

Baca Juga:  Demokrat ‘Ngeprank’ di Pilkada Tangsel: Tarik Dukungan dari Ariza-Marshel, Pindah ke Benyamin-Pilar

Sedangkan pada hari kedua, Selasa (8/11/23), seluruh peserta mendapatkan tambahan wawasan ilmu dari narasumber lainnya yakni Elis Sukaesih dari BPMP Provinsi Banten.

Materi kegiatannya antara lain penguatan paradigma pemahaman literasi dan numerasi dalam pembelajaran. Implementasi literasi numerasi dalam kurikulum merdeka menuju education for sustainable development (EDS). Literasi dan numerasi dalam asesmen nasional dan rapor pendidikan, dengan moderator Masturdin.

Baca Juga:  Angin Puting Beliung, Pendopo SD Al Mudzakkaroh Roboh

Hariri menambahkan, workshop IKM dilaksanakan dua sesi yakni sesi pertama, Hari Senin – Selasa, 6-7 November 2023. Sesi kedua, Rabu-Kamis, 15-17 November 2023.

Pada 6-7 November 2023, materi disampaikan dalam kelas. 8 November 2023, materi secara online (diluar kelas). Selanjutnya sesi kedua, tanggal 15-16 November 2023, peserta mendapat materi dalam kelas dan 17 November 2023, materi disampaikan di luar kelas.

Hariri berharap melalui workshop ini dapat meningkatkan kompetensi guru dengan platform merdeka mengajar.

Penulis : Murjiman

Editor : Mustopa Adam Kamal

Berita Terkait

Presiden Gagal Datang di HPN
Pilar Hadiri HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI
HPN 2026, JMSI Usulkan Perlindungan HAM Pekerja Pers
​Pelatihan Bersertifikasi: Strategi Maryono Siapkan Guru dan Tenaga Administrasi Unggul
Operasi Maung Hari Keempat, Polisi Ajak Warga Tertib Lalu Lintas
Terima Komisi X DPR RI, Wagub Soroti Potensi Pemuda
Pemprov Banten Kaji Sekolah Gratis Madrasah Aliyah
Belasan SD dan SMP di Tangsel Direvitalisasi Selama 2025
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:12 WIB

Presiden Gagal Datang di HPN

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:05 WIB

Pilar Hadiri HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI

Senin, 9 Februari 2026 - 13:38 WIB

HPN 2026, JMSI Usulkan Perlindungan HAM Pekerja Pers

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:48 WIB

​Pelatihan Bersertifikasi: Strategi Maryono Siapkan Guru dan Tenaga Administrasi Unggul

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:16 WIB

Operasi Maung Hari Keempat, Polisi Ajak Warga Tertib Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kota Tangerang Selatan

Gubernur Andra Soni dan Wagub Dimyati Natakusumah Raih Tangerang Raya Award 2026

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:20 WIB

Kota Tangerang

Puluhan Titik Lubang Jalan Raden Saleh Karang Tengah Diperbaiki

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:10 WIB