Kemenko PMK : Warga Miskin di Kota Cilegon Capai 87 ribu

Rabu, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON | TR.CO.ID

Masyarakat miskin di Kota Industri merupakan masyarakat dalam kategori berpenghasilan rendah. Demikian hasil catatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (PMK) dimana tercatat warga miskin di Kota Cilegon mencapai 87 ribu.

Hal itu terungkap saat Rapat Tindaklanjut Hasil Verifikasi dan Validasi Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang digelar di Aula Setda II Pemkot Cilegon, Selasa (7/11/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Damanhuri menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan sinkronisasi data dari Kementerian PMK.

“Kemarin kita dikasih data dari Bappeda terkait masalah P3KE yaitu ada 87 ribu, data Bappeda ini dari Kementerian PMK, kemudian kita telah lakukan verifikasi. Sudah kita lakukan verifikasi di lapangan dan tadi sudah disampaikan ada data yang sudah masuk dalam data DTKS, ada yang masih belum masuk DTKS kurang lebih sekitar 47 ribu,” katanya.

Baca Juga:  Calon Gubernur Jakarta 2024, Dinilai Mampu Bawa Jakarta Maju

Dinyatakan, sinkronisasi data ini penting guna penyaluran bantuan yang tepat sasaran. “Sebanyak 47 ribu data ini karena memang warga masyarakat yang membutuhkan keperluan sosial terhadap kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, kami mengharapkan kepada seluruh operator atau pendamping dan juga verifikasi lapangan harap segera dilakukan untuk dimasukkan ke dalam data DTKS agar ketika mereka membutuhkan bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Setelah dilakukan verifikasi, lanjutnya, ada sekitar 2 ribu data yang tidak ditemukan. “Ada yang belum terverifikasi karena tidak ditemukan, kemungkinan sudah pindah, meninggal dan lainnya, ada sekitar 2 ribuan, jadi sisa 47 ribu yang kita lakukan verifikasi supaya segera dimasukkan ke dalam data DTKS,” ujarnya.

Baca Juga:  Bacaleg dan Relawan Bulat Dukung Zaki di Pemilu

Dirinya menjelaskan, bahwa wilayah Kecamatan yang paling banyak belum masuk data DTKS berada di Kecamatan Jombang dan Kecamatan Citangkil.

“Itu saya lihat tadi Jombang kurang lebih 2 ribuan, tepatnya di Kelurahan Jombang Wetan, kemudian Citangkil, dan lainnya sudah sedikit,” jelasnya.

Dirinya mengutarakan, bahwa kategori masyarakat miskin di Kota Cilegon berdasarkan pendapatan yang rendah dan daya beli yang menurun.

“Parameternya yang jelas bagi mereka yang tidak mampu, kemudian daya beli masyarakat yang menurun. Misalnya contoh penghasilannya berapa? Apakah dia di atas UMR atau tidak? Kita yang dicari itu kan yang di bawah itu,” tandasnya.

Penulis : BN

Editor : Haris Sujarsad

Berita Terkait

Datang ke Tangerang Raya Berbagi, Kadis Kominfo Banten Sebut Kegiatan Ini Sangat Membantu
Gebyar Zakat Maal Digelar, Sachrudin Harapkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Warga
Sinergi Pemkot dan Polres Siapkan 6 Posko Mudik Lebaran
Rambu Penunjuk Jalan Portable mulai Dipasang Jelang Mudik Lebaran
Dinsos Evaluasi Triwulan I untuk 990 Pekerja Sosial Masyarakat
Pemkot Tangsel Ingatkan Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu
5 Hektare Untuk PSEL 
Pemkot Siapkan Pembangunan SPAM Cikokol untuk Perluas Layanan Air Bersih
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:33 WIB

Datang ke Tangerang Raya Berbagi, Kadis Kominfo Banten Sebut Kegiatan Ini Sangat Membantu

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:50 WIB

Gebyar Zakat Maal Digelar, Sachrudin Harapkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:12 WIB

Sinergi Pemkot dan Polres Siapkan 6 Posko Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:10 WIB

Rambu Penunjuk Jalan Portable mulai Dipasang Jelang Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:06 WIB

Dinsos Evaluasi Triwulan I untuk 990 Pekerja Sosial Masyarakat

Berita Terbaru