TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus meningkatkan upaya dalam mengantisipasi potensi banjir yang dapat terjadi selama musim penghujan.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), sebanyak 102 rumah pompa yang tersebar di 13 kecamatan telah mendapat perhatian khusus dalam pemeliharaan dan persiapan menghadapi cuaca ekstrem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala DPUPR, Ruta Ireng Wicakosono, menjelaskan bahwa rumah pompa memiliki peran krusial dalam mengatur debit air dan memindahkan air dari satu saluran ke saluran lainnya. Dengan pemeliharaan yang maksimal, diharapkan rumah pompa dapat berfungsi optimal saat dibutuhkan, terutama dalam mengatasi genangan air.
“Pemeliharaan rumah pompa ini terus kami maksimalkan, terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan. Sehingga, apabila terjadi genangan, rumah pompa tersebut dapat bekerja dengan maksimal,” ungkapnya, Kamis (18/01/24).
Selain pemeliharaan fisik, Ruta juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat dalam upaya pencegahan banjir. Dengan meminta partisipasi aktif masyarakat, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan dapat mengurangi potensi banjir.
“Kami beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam penanganan banjir ini akan terus berusaha semaksimal mungkin. Tentu, kami juga berharap masyarakat Kota Tangerang dapat berperan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan pendukung antisipasi banjir,” tambahnya.
Dengan kolaborasi antara Pemerintah Kota dan masyarakat, diharapkan Kota Tangerang dapat menghadapi musim penghujan dengan lebih tangguh dan mengurangi risiko banjir yang mungkin terjadi. Upaya ini menegaskan komitmen Pemkot Tangerang untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya.
Penulis : ali
Editor : ris









