Launching Imunisasi Hepatitis B Bagi Nakes, Pj Gubernur Al Muktabar Dampingi Menkes

Kamis, 9 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN | TR.CO.ID

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan tenaga medis dan tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, Al Muktabar berharap dengan diberikannya imunisasi Hepatitis B tersebut dapat meningkatkan imunitas tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Demikian hal itu disampaikan Al Muktabar usai menghadiri Launching Pencanangan Pemberian Imunisasi Hepatitis B Untuk Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di RSUD Kabupaten Tangerang, di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.9, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (8/11/23).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentu kita menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan yang hari ini launching imunisasi hepatitis B bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan,” ungkap Al Muktabar.

Baca Juga:  Ingin Bela Hak Perempuan, Indri Nyaleg di DPRD Banten

“Ini juga sebagai upaya pencegahan yang dilakukan oleh Pemerintah, kita memerlukan tenaga kesehatan yang bugar dan memiliki ketahanan imunitas yang baik. Karena mereka yang tampil di depan untuk memberikan layanan yang lebih maksimal,” sambungnya.

Dikatakan, setidaknya terdapat 18.510 lebih tenaga medis dan tenaga kesehatan di Provinsi Banten yang akan melakukan imunisasi hepatitis B.

“Targetnya itu agar mereka memiliki ketahanan imunitas, sehingga kita melakukan pencegahan melalui imunisasi ini,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan imunisasi hepatitis B bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut dilakukan secara nasional. Setidaknya total se-Indonesia terdapat 541 ribu lebih tenaga medis dan tenaga kesehatan yang akan mendapatkan imunisasi hepatitis B.

Baca Juga:  Tasyakuran dan Santuni Yatim Jelang Peresmian RSUD Tigaraksa

“Kita jaga agar tidak kena sakit yang ada hubungannya dengan hepatitis B,” ujarnya.

Selanjutnya, Budi menuturkan imunisasi hepatitis B yang digunakan oleh Kementerian Kesehatan untuk tenaga medis dan kesehatan berasal dari buatan dalam negeri, yakni di Produksi dari Bio Farma.

Budi juga berharap imunisasi hepatitis B bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut dapat selesai pada Maret 2024 nanti.

“Kita harapkan seluruh nakes, dokter dan lainnya dapat tervaksinasi. Kita harap Maret dapat selesai. Kan kita telah terbiasa pada saat Covid-19 kemarin, sangat cepat,” pungkasnya.

Penulis : FJ

Editor : Mustopa Adam Kamal

Berita Terkait

Buka Liga PSSI Tangerang, Sachrudin Tekankan Pentingnya Disiplin dan Sportivitas
Alat Berat Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Normalisasi Kali Sabi Cibodas
Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC
Bingung Libur Panjang Mau ke Mana? Ini Destinasi Tempat Liburan di Kota Tangerang
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Sosialisasi PP TUNAS dan Sahabat Komdigi di SMPN 25 Tangerang Dorong Anak Aman di Dunia Digital
KIM Kota Tangerang Dibekali Pelatihan AI dan Optimalisasi Website, Siapkan Corong Informasi Produktif dan Efektif
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:16 WIB

Buka Liga PSSI Tangerang, Sachrudin Tekankan Pentingnya Disiplin dan Sportivitas

Senin, 25 Mei 2026 - 14:15 WIB

Alat Berat Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Normalisasi Kali Sabi Cibodas

Senin, 25 Mei 2026 - 14:03 WIB

Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC

Senin, 25 Mei 2026 - 13:53 WIB

Bingung Libur Panjang Mau ke Mana? Ini Destinasi Tempat Liburan di Kota Tangerang

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:43 WIB

DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling

Berita Terbaru