Lima Pembobol Koper Penumpang Lion Air Ditangkap

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap lima pelaku pembobolan atau dodos koper penumpang maskapai Lion Air rute Makasar-Jakarta asal Kota Tangerang selatan, JS (26) yang mengaku barang berharganya hilang usai membuka koper.

Kelima tersangka berinisial AS (26), H (28), A (24), D (34) dan T (24). Para tersangka melancarkan aksinya di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapolresta Bandara Soetta AKBP Ronald Sipayung mengatakan, setelah pesawat mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta JS menuju konveyour untuk mengambil bagasi miliknya dan memeriksa barang bawaannya. Namun, didapati sudah tidak ada di dalamnya.

“Korban baru mengetahui barangnya hilang setelah tiba di Jakarta, sehingga melaporkan ke Polresta Bandara Soetta guna pengusutan lebih lanjuta,” kata Ronald, dikutip Wartawan, Minggu (30/6/24).

Baca Juga:  DPMPTSP Meluncurkan Aplikasi SIPAPI, Untuk Mendorong Investasi

Atas kejadian tersebut, tegas Ronald, korban mengalami kerugian sebesar Rp40.175.000 juta dari total barang yang hilang dalam koper yang dibobol oleh para tersangka.

“Di dalamnya ada dompet berisi uang asing 300 dollar Amerika dan 300 dollar Singapura, dan ditemukan dua cincin berlian dan satu cincin emas putih, dibagi-bagikan ke para tersangka dengan menyelipkan di kantong celana, kantong rompi, dan kantong sepatu,” ungkapnya.

Ronald mengatakan, kelima pelaku merupakan petugas outsourcing di bagian handling bagasi maskapai Lion Air. Bahkan, pelaku memiliki peran masing-masing untuk melancarkan aksinya tersebut.

Baca Juga:  DPAD Buka Kelas Gitar Basic Gratis

“Pelaku utamanya yakni AS, yang berperan sebagai pemilik ide dan memilih koper yang akan didodos dan juga mengeksekusi,” ujarnya.

Usai melakukan aksi tersebut, para pelaku lantas menukarkan mata uang asing tersebut menjadi rupiah dan dibagi-bagikan keseluruh pelaku. Di mana, AS mendapat bagian paling besar yakni Rp1,9 juta sedangkan keempat pelaku lainnya Rp1,3 juta.

“Sementara cincin masih utuh, total kerugian sekitar Rp41 juta. Para pelaku pun dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana ayat (1) tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Ronald. (fj/dam)

Berita Terkait

Penjaga Warung Madura di Tangerang Terbakar saat Tangani Tumpahan Bensin
Plh Sekda Buka Kegiatan Peringatan Harganas ke 31
Polsek Pasar Kemis Laksanakan Gatur Lalin Sore Hari
Seorang Biduan Kapal Ditemukan Tewas di Kontrakan di Cilegon
PKS Siap Menangkan Sanuji – Dita di Pilkada Lebak
Polsek Pandeglang Dianugerahi Kompolnas Award 2024
Bendungan Karian Telan Korban
Diskusi UNMA , Airin Bicara Pemekaran Daerah hingga Beasiswa Mahasiswa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:25 WIB

Penjaga Warung Madura di Tangerang Terbakar saat Tangani Tumpahan Bensin

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:23 WIB

Plh Sekda Buka Kegiatan Peringatan Harganas ke 31

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:20 WIB

Polsek Pasar Kemis Laksanakan Gatur Lalin Sore Hari

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:45 WIB

PKS Siap Menangkan Sanuji – Dita di Pilkada Lebak

Jumat, 19 Juli 2024 - 11:43 WIB

Polsek Pandeglang Dianugerahi Kompolnas Award 2024

Berita Terbaru

Selebritis

RossaUngkap Keinginan Memiliki Pacar

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:27 WIB

Daerah

Plh Sekda Buka Kegiatan Peringatan Harganas ke 31

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:23 WIB

Daerah

Polsek Pasar Kemis Laksanakan Gatur Lalin Sore Hari

Jumat, 19 Jul 2024 - 13:20 WIB