Mahasiswi Indonesia Laksanakan Program PKM di Sekolah Indonesia Riyadh

Selasa, 14 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIYADH | TR.CO.ID

Mahasiswi Program Doktor (S3) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Anis Fuadah, melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), pada Minggu (5/11).

Program PKM yang dilaksanakan berupa Pelatihan Metode Penelitian Campuran kepada pelajar kelas VIII jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan pelajar kelas X jenjang sekolah menengah atas (SMA). Turut hadir dalam acara pembukaan, Atase Pendidikan dan Kebudayan (Atdikbud) KBRI Riyadh dan Kepala Sekolah SIR.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Sekolah SIR, Mustajib, mengajak peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan dengan fokus dan maksimal. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting untuk memupuk jati diri guna menjadi generasi muda yang berharga untuk Indonesia.

“Tumbuhkan jati diri kalian dengan terus berinvestasi di dunia pendidikan dan penelitian. Teruslah berinovasi melalui penelitian yang ditopang oleh pendidikan yang berkualitas,” ucap Mustajib.

Selanjutnya, Atdikbud KBRI Riyadh, Badrus Sholeh, mengatakan bahwa pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi para peserta agar lebih cakap dalam melakukan penelitian di jenjang sekolah. la menilai, dengan melakukan penelitian akan melahirkan manfaat yang berguna di masa mendatang.

Baca Juga:  Perpisahan Guru Purnabakti SDN Cibeureum Berlangsung Sederhana

“Kemampuan dan hasil penelitian sangat membantu proses belajar dan menambah rasa percaya diri. Manfaatkan kesempatan ini untuk membidik penelitian lainnya dengan hasil yang berkualitas,” ucap Badrus.

Selain itu, Anis Fuadah menuturkan bahwa pemilihan SIR sebagai institusi sasaran PKM merupakan hasil observasi yang telah ia lakukan sebelumnya. la meyakini SIR memiliki potensi untuk melahirkan para peneliti-peneliti muda.

“Hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pelajar kelas VIII SIR sudah terbiasa melakukan kegiatan penelitian, baik untuk mengikuti lomba maupun kegiatan yang berkaitan dengan pelajaran di kelas,” tutur Anis.

Lebih lanjut, Anis memaparkan alasannya melibatkan pelajar kelas X SMA. la mengatakan bahwa pelatihan metode penelitian merupakan materi tambahan yang cocok sebagai pengayaan bagi pelajar kelas X. Dan juga, menjadi bekal awal bagi mereka yang baru saja melanjutkan sekolah pada jenjang SMA.

“Dengan berfokus kepada pelajar kelas delapan dan kelas sepuluh, kami menganggap kedua kelas ini mampu menjadi generasi yang bisa mengembangkan misi penelitian di sekolah. Dan juga, kedua kelas tersebut tidak dalam rentang waktu yang sedang mempersiapkan jenjang pendidikan selanjutnya,” papar Anis.

Baca Juga:  Pesan Korwas di Acara Penutupan O2SN SD Kecamatan Cikande

Kegiatan pelatihan difokuskan pada kemampuan membuat tema atau judul peneltian dalam konteks pendidikan, lingkungan sekolah, dan sekitarnya. Anis berpendapat bahwa pembuatan tema atau judul merupakan salah satu inti awal pelaksanaan penelitian dan mampu menemukan masalah atau potensi masalah yang menjadi titik fokus kegiatan penelitian selanjutnya.

Anis berharap, para peserta pelatihan mampu menentukan tema atau membuat judul penelitian dengan baik dan benar. “Semoga para pelajar dapat mewujudkan judul penelitian yang dapat dilanjutkan menjadi penelitian yang utuh. Dan juga dapat dikutsertakan dalam berbagai kompetisi berskala nasional maupun intersional,” pungkasnya.

Peserta pelatihan, Rio, mengungkap kegembiraannya dalam mengikuti kegiatan pelatihan. “Pelatihan ini sangat berguna bagi saya pribadi untuk mengembangkan diri, khususnya dalam melakukan penelitian. Semua materi pelatihan ini akan saya praktikan dalam kesehariannya saya bersekolah dan mengarungi masa depan,” ucapnya.

Penulis : FJ / Mas

Editor : Mustopa Adam Kamal

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Banten Tembus Rp380 Miliar
Andra Soni Groundbreaking Sekolah Rakyat di Banten
PERADIN, UNDHI dan MAHUPIKI Bahas Masa Depan Sistem Peradilan Pidana, Gelar Seminar Nasional Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
Kolaborasi Lintas Sektor, IGRA Didorong Majukan PAUD Berkualitas
SMPN 1 Sukadiri Edukasi Pelajar soal Dampak Negatif Penggunaan Handphone Berlebihan
Peminjaman Buku Meningkat, Gedung Baru Perpustakaan Kota Tangerang Jadi Magnet Warga
Tekan Pengangguran Lulusan SMK, Pemkot Tangerang Perluas Bursa Kerja Khusus
Puspaga Berbagi Tips untuk Wali Murid Siapkan Mental Anak Masuk Sekolah Usai Liburan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:01 WIB

Revitalisasi Sekolah di Banten Tembus Rp380 Miliar

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:15 WIB

Andra Soni Groundbreaking Sekolah Rakyat di Banten

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:09 WIB

PERADIN, UNDHI dan MAHUPIKI Bahas Masa Depan Sistem Peradilan Pidana, Gelar Seminar Nasional Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:35 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor, IGRA Didorong Majukan PAUD Berkualitas

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:15 WIB

SMPN 1 Sukadiri Edukasi Pelajar soal Dampak Negatif Penggunaan Handphone Berlebihan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Verifikasi Dokumen Kependudukan Kini Hanya Bisa Melalui Aplikasi IKD

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:16 WIB

Kota Tangerang

Pendaftaran Bimtek SIINas 2026 Gratis Dibuka

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:09 WIB

Kota Tangerang

Sarana Olahraga Tangerang: Pemkot Fokus Bangun di Tengah Pemukiman

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:06 WIB

Kota Tangerang

Pasar Anyar Tangerang Kian Lengkap Jelang Ramadan

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:01 WIB

Kota Tangerang

Rehabilitasi RTLH Tangerang: Pemkot Targetkan 1.000 Rumah di 2026

Kamis, 15 Jan 2026 - 12:57 WIB