Masa dan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa

Rabu, 27 September 2023 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. TANGERANG | TR.CO.ID

Masa dan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa (Buntut Truk Tanah Lindas Bocah)

Solideritas Mahasiswa Indonesia Demokrasi bersama elemen masyarakat menggelar unjuk rasa memprotes kendaraan pengangkut tanah yang melanggar Peraturan Bupati (Perbup) No 12 Tahun 2022 di jalan raya Prancis, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Aksi Solideritas Mahasiswa Indonesia Demokrasi (Somasi) Kholid Syafei mengatakan, pemicu dari aksi unjuk rasa mahasiswa dimulai sejak minggu lalu. Menurutnya, mahasiswa sudah turun aksi. Ternyata, itu belum membuat masyarakat sadar.

“Sejak kejadian di hari minggu ada yang meninggal anak kecil, itu membuat reaksi masyarakat semakin menggelora. Akhirnya, gelombang masyarakat semakin besar juga,” kata Kholid Syafei kepada wartawan, Selasa (26/9/2023).

Lebih lanjut, Kholid menjelaskan, unjuk rasa ini tergabung dari Mahasiswa Solidaritas Mahasiswa Indonesia Demokrasi Tangerang Raya bersama elemen masyarakat, ormas dan pelajar dengan masa sekitar 500 orang.

“Kami menuntut ditegakkan Perbup No 12 tahun 2022. Kemudian juga, copot Kadishub dan Kasatpol PP Kabupaten Tangerang karena sudah tak selaras,” ujarnya.

Ia menyebut, akan melakukan aksi turun kembali dengan gelombang yang jauh lebih besar. Serta mengajak kepada elemen masyarakat di teluknaga untuk ikut bergabung untuk berjuang bersama mahasiswa menyuarakan penegakkan Perbup No 12 tahun 2022.

“Besok, kami akan turun aksi kembali. Lokasinya di depan kantor Kecamatan Teluknaga lama. Kami tidak melarang pembangunan, yang penting Perbup no 12 tahun 2022 itu ditegakkan. Truk tanah harus beroperasi dari pukul 22:00 WIB sampai pukul 05:00 WIB,” terangnya.

Senada dengan Mahasiswa, Irwanto masyarakat Kosambi mengatakan, kendaraan truk tanah itu semestinya, dilakukan pada malam hari pukul 22:00 WIB sampai pukul 05 00 WIB tapi kenyataannya dilapangan beroperasi 24 jam.

“Daerah Kosambi Teluknaga daerah padat, dalam arti kata disitu ada kawasan pergudangan yang cukup padat mobilisasi kendaraan kecil. Sehingga sering terjadi musibah kecelakaan yang diakibatkan mobil tanah,” jelasnya.

Ia menyebut, dalam kurun dua minggu terakhir, sudah empat kejadian kecelakaan yang disebabkan mobil truk pengangkut tanah. Hanya satu yang cukup memprihatinkan dan membangun rasa hati nurani masyarakat adalah korban yang di Desa Pangkalan.

“Tuntutan kami, sama dengan mahasiswa. Kami tidak anti pembangunan. Tapi yang kami tuntut, terapkan Perbup yang sudah dikeluarkan. Lalu copot, Kadishub dan Kasatpol PP Kabupaten Tangerang yang selama ini sudah melakukan pembiaran terhadap operasional mobil tanah tersebut,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  Pemasangan Plang Revitalisasi Pasar Berakhir Ricuh

Penulis : Ril/Ris

Editor : Dam

Berita Terkait

Amankan Miras dari TKC, Polsek Pakuhaji Respon Aduan Masyarakat
Dirkrimum Polda Banten Tangkap Pelaku Pencabulan Anak
Wisata ke Pantai Anyer Pasti Aman dan Nyaman
Waspada, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi
Pengendara Motor Diimbau Gunakan Helm SNI
Embung dan Drainase Dapat Kurangi Banjir
Peringati HUT Korpri dan PGRI, Hari Guru, Hari Kesehatan dengan Sederhana
Institute Global Raih Peringkat, World University Ranking UI Green Metric 2023
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Desember 2023 - 00:11 WIB

Seluruh Pendaki Gunung Marapi yang Terdata Ditemukan

Jumat, 8 Desember 2023 - 00:09 WIB

Amankan Miras dari TKC, Polsek Pakuhaji Respon Aduan Masyarakat

Jumat, 8 Desember 2023 - 00:07 WIB

Dirkrimum Polda Banten Tangkap Pelaku Pencabulan Anak

Jumat, 8 Desember 2023 - 00:04 WIB

Waspada, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

Jumat, 8 Desember 2023 - 00:01 WIB

Embung dan Drainase Dapat Kurangi Banjir

Kamis, 7 Desember 2023 - 23:51 WIB

Ratusan Botol Miras Berhasil Diamankan

Rabu, 6 Desember 2023 - 23:40 WIB

Polda Banten Imbau Masyarakat Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau

Rabu, 6 Desember 2023 - 23:36 WIB

Dorong Kepatuhan Tatib dan Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Serang Lakukan Sosialisasi

Berita Terbaru

Hukrim

Seluruh Pendaki Gunung Marapi yang Terdata Ditemukan

Jumat, 8 Des 2023 - 00:11 WIB

Hukrim

Dirkrimum Polda Banten Tangkap Pelaku Pencabulan Anak

Jumat, 8 Des 2023 - 00:07 WIB

SERANG

Wisata ke Pantai Anyer Pasti Aman dan Nyaman

Jumat, 8 Des 2023 - 00:06 WIB

Hukrim

Waspada, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

Jumat, 8 Des 2023 - 00:04 WIB