Non Aktifkan NIK, Pemprov DKI Diminta Sosialiasi Terlebih Dahulu

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Sebelum melakukan kebijakan penonaktifan terhadap 92.432 warga pemilik NIK yang tidak lagi berdomisili di Jakarta secara masif, Pemprov DKI Jakarta diminta menggencarkan sosialisasi terlebih dahulu.

“Masih banyak warga DKI Jakarta yang belum mengetahui soal penonaktifan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Tentunya hal ini menunjukkan Pemprov DKI kurang menyosialisasikan kebijakan tersebut. Nanti kalau kebijakan itu dipaksakan maka bisa menimbulkan masalah mendasar dan teknis di tengah masyarakat,” kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo di Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penonaktifan 92.493 NIK KTP itu dilakukan lantaran ada 81.119 NIK warga yang meninggal dunia dan 11.374 NIK warga yang sudah tidak bertempat tinggal mengacu kepada data RT.

Menurut Rio bagi warga yang sudah meninggal dunia, penonaktifan memang perlu segera dilakukan. Namun, di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta perlu memastikan status warga yang berpindah wilayah atau pindah domisili.

Baca Juga:  Donald Taliwongso Siap Dilantik Ketua Forum Pimred Multimedia Provinsi Sulut

“Untuk wilayah yang telah beralih fungsi, seharusnya Pemprov DKI tidak mengambil keputusan sepihak. Dinas Dukcapil harus benar-benar memastikan apakah warga tersebut sudah pindah ke luar Jakarta atau belum, jadi jangan gunakan asumsi ‘mungkin’ karena KTP menyangkut hak warga,” ucap Rio.

Apalagi, terdapat beberapa faktor yang membuat seseorang harus membuat identitas KTP DKI tetapi tinggal di luar Jakarta, misal terkait pekerjaan, pendidikan, atau pun sosial ekonomi.

“Ada faktor-faktor lain yang membuat warga ber-KTP DKI yang tinggal di luar Jakarta diantaranya berkaitan dengan faktor tugas keluar kota, mengikuti pendidikan, faktor sosial ekonomi, dan lain-lain. Faktor tersebut menjadi salah satu poin yang wajib dikaji oleh Pemprov sebelum melakukan penonaktifan KTP,” katanya.

Baca Juga:  Polda Banten Terjunkan 1.364 Personel, Pengamanan Operasi Lilin Maung 2023

Rio mengatakan penghapusan data tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan digelar September 2024.

Diketahui, Dinas Dukcapil DKI Jakarta menyatakan ada 92.432 NIK yang bakal dinonaktifkan diantaranya karena meninggal dunia dan RT yang lokasinya telah beralih fungsi dari permukiman menjadi fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Budi Awaludin memastikan penonaktifan NIK tidak dilakukan secara asal. Petugas Dukcapil DKI Jakarta tingkat provinsi dan kota juga akan melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada warga, sebelum menonaktifkan NIK.

Adapun NIK yang sebelumnya dinonaktifkan dapat aktif kembali dengan masyarakat datang ke posko yang ada di loket pelayanan Dukcapil di kelurahan terdekat sehingga tidak perlu mengaktifkan NIK tersebut ke Kemendagri.(JR)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gelar Bimtek Sanksi Administratif Pengelolaan Limbah B3
KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada
Diskominfo Gelar Bimtek Standar Data Statistik Sektoral
Dishub Jaring Belasan Kendaraan Angkutan Barang
Benyamin Tekankan Pentingnya Data Statistik, Dalam Mengambil Keputusan
Syafrudin Daftar ke DPC Demokrat
Perda Kawasan Tanpa Rokok Diberlakukan Bulan Juli
Pj Walikota Buka Gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:39 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Bimtek Sanksi Administratif Pengelolaan Limbah B3

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:23 WIB

KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:15 WIB

Diskominfo Gelar Bimtek Standar Data Statistik Sektoral

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:03 WIB

Dishub Jaring Belasan Kendaraan Angkutan Barang

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:01 WIB

Benyamin Tekankan Pentingnya Data Statistik, Dalam Mengambil Keputusan

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:58 WIB

Syafrudin Daftar ke DPC Demokrat

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:56 WIB

Perda Kawasan Tanpa Rokok Diberlakukan Bulan Juli

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:32 WIB

Pj Walikota Buka Gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an

Berita Terbaru

Pemerintahan

KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada

Jumat, 21 Jun 2024 - 11:23 WIB

PILKADA 2024

Golkar Beri Sinyal Dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar

Jumat, 21 Jun 2024 - 11:20 WIB

Pemerintahan

Diskominfo Gelar Bimtek Standar Data Statistik Sektoral

Jumat, 21 Jun 2024 - 11:15 WIB

Bola

Cristiano Ronaldo Rela Terabas Semak-semak

Jumat, 21 Jun 2024 - 11:11 WIB