SERANG | TR.CO.ID
Program Sekolah Gratis yang menjadi salah satu prioritas Gubernur Banten, Andra Soni, dan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mendapat respons positif dari masyarakat.
Sejumlah orang tua siswa menyampaikan apresiasi karena program tersebut dinilai membantu meringankan beban biaya pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nurasiah, warga Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, mengatakan anaknya mengikuti program Sekolah Gratis dan tidak lagi dikenakan biaya uang pangkal maupun sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).
“Program ini sangat meringankan kami sebagai orang tua,” ujarnya usai berdialog dengan Gubernur Banten di SMKN 1 Anyer, Kemarin.
Menurutnya, dengan tidak adanya biaya tersebut, keluarga dapat mengalokasikan dana untuk kebutuhan pendidikan anak di masa depan, termasuk rencana melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
Di lokasi yang sama, Kepala SMK Multi Dimensi Anyer, Anas Mahyudin, menyatakan program tersebut juga membantu sekolah swasta, termasuk dalam peningkatan jumlah peserta didik.
“Program ini membantu pihak sekolah. Sebelumnya ada biaya uang pangkal sekitar Rp1 juta, namun dengan kebijakan Sekolah Gratis, tidak ada lagi pungutan uang pangkal maupun SPP,” katanya.
Ia menyebutkan, terdapat sekitar 31 siswa kelas X di sekolahnya yang mengikuti program tersebut.
Salah satu siswa, Muhammad Iban, juga menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan program Sekolah Gratis yang dinilai membantu kondisi ekonomi keluarganya.
Mendapatkan apresiasi itu, Gubernur Banten Andra Soni berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Khususnya, untuk menekan angka putus sekolah sehingga warga Banten mendapatkan haknya atas pendidikan berkualitas.
“Mohon dukungan semuanya dan semoga program ini dapat berkelanjutan,” tutur Andra Soni. (dam/hmi)









