KAB. TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melepas kafilah Kabupaten Tangerang yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-21 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2024. Acara pelepasan yang dihadiri oleh 64 anggota kafilah tersebut berlangsung di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin, kemarin.
Plh Sekretaris Daerah Soma Atmaja, yang mewakili Pj Bupati Tangerang Andi Ony, memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta kafilah atas kerja keras dan dedikasi mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat bertanding, persiapkan diri sebaik-baiknya, jaga kesehatan dan kekompakan tim serta tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Ingatlah bahwa kalian duta Al-Quran yang membawa amanah besar tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat Kabupaten Tangerang,” katanya.
Soma Atmaja mengungkapkan, bahwa kafilah Kabupaten Tangerang terdiri dari 64 orang, yang terbagi menjadi 32 putra dan 32 putri, dan akan mengikuti seluruh cabang yang dilombakan. Ia berharap agar Kabupaten Tangerang dapat kembali mempertahankan predikat Juara Umum yang diraih pada ajang MTQ Tingkat Provinsi Banten tahun sebelumnya.
“Kita mengirimkan 64 duta-duta Al-Quran terbaik Kabupaten Tangerang. Kita berharap juara umum yang kita raih pada MTQ sebelumnya dapat kita pertahankan kembali, harapnya.
Selain peserta, sebanyak 13 orang dewan hakim dari Kabupaten Tangerang juga akan berpartisipasi pada ajang MTQ ke-21 Tingkat Provinsi Banten tahun ini. Soma berpesan agar para dewan hakim dapat menjalankan amanat dengan penuh integritas.
“Jalankan amanat dengan penuh integritas, objektivitas, kejujuran, dan keadilan. Ingatlah bahwa keputusan yang Anda buat tidak hanya akan menentukan hasil kompetisi tetapi juga memberikan motivasi dan inspirasi dalam mengamalkan ajaran Al-Quran,” ucapnya.
MTQ ke-21 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2024 akan digelar di Masjid Al Bantani KP3B Banten selama lima hari, dari tanggal 23 hingga 27 Juli 2024. Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang yang memperkuat ikatan kebersamaan dan semangat keagamaan di kalangan peserta dan masyarakat Banten pada umumnya. (dam/ris)









