TANGERANG | TR.CO.ID
Dalam upaya meningkatkan kolaborasi dan sinergi untuk optimalisasi pelayanan masyarakat serta kontribusi ekonomi, Pemerintah Kota Tangerang mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2024.
Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Senin, (29/7/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rakor dibuka secara daring oleh Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, yang menekankan peran strategis BUMD dan BLUD dalam perekonomian daerah.
“Alhamdulillah, BUMD dan BLUD kita menunjukkan tren positif dengan laba bersih yang bervariasi. Ini memberikan harapan bahwa keduanya akan terus berkembang sebagai pilar ekonomi Kota Tangerang,” katanya.
Dirinya juga berharap agar BUMD dan BLUD terus memberikan pelayanan terbaik serta berkontribusi pada perekonomian lokal. “Pembentukan BUMD dan BLUD memiliki dua dimensi: memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berkontribusi ekonomi dengan dividen,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, yang turut hadir dalam rakor, mengingatkan tentang berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan BUMD dan BLUD, seperti perubahan lingkungan dan teknologi.
“Rakor ini penting untuk menciptakan sinergi antara BUMD dan BLUD, sehingga keduanya dapat memajukan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas dan kontribusi ekonomi,” ungkapnya.
Laporan keuangan audited tahun buku 2023 menunjukkan kinerja positif dari ketiga BUMD di Kota Tangerang. Perumda Pasar mencatat laba sebesar Rp243.611.179,-, Perumda Tirta Benteng memperoleh laba Rp5.465.855.862,-, dan PT. Tangerang Nusantara Global (perseroda) mendapatkan laba Rp1.363.381.663,-.
Untuk tahun 2024, Perumda Tirta Benteng berencana membagikan dividen sebesar 55% dari laba bersih, sementara PT. Tangerang Nusantara Global (Perseroda) akan membagikan dividen sebesar 25%. Perumda Pasar akan fokus pada revitalisasi Pasar Anyar dengan dukungan dari Kementerian PUPR. (ali/ris)









