TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang resmi menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Perlindungan Anak dan Remaja di Ruang Digital (PP Tunas).
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat literasi digital sekaligus perlindungan anak di era teknologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penggunaan ruang digital harus disesuaikan dengan kondisi anak, baik dari segi usia maupun lingkungan pergaulan. Ini penting agar konten yang dikonsumsi dapat tersaring dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi aktivitas digital anak, sehingga penggunaan teknologi tetap berada dalam batasan yang sehat dan aman.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menyampaikan pihaknya akan mengoptimalkan peran Kelompok Informasi Sekolah (KIS) yang tersebar di 197 SMP.
Menurutnya, KIS diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi siswa terkait penggunaan media digital sekaligus membentengi dari ancaman seperti perundungan siber dan kejahatan digital lainnya.
“Ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya KIS tingkat SMP berkumpul untuk memahami PP Tunas dan bagaimana berinteraksi secara sehat di dunia digital,” jelasnya.
Ia berharap para anggota KIS dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, dengan menyosialisasikan aturan tersebut kepada siswa lain, termasuk di tingkat SD.
Sementara itu, Ketua Tim Hukum dan Kerja Sama Kementerian Komunikasi dan Digital, Nensi Laura Sitinjak, mengapresiasi inisiatif Pemkot Tangerang yang dinilai mampu menjadi contoh bagi daerah lain.
“Pembentukan KIS ini sangat strategis karena menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan edukasi digital langsung ke sekolah,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan komunitas pendidikan, Pemkot Tangerang berharap dapat mencetak generasi muda yang cakap teknologi, bijak bermedia digital, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (Will/dam)









