Pemprov dan DPRD Sepakati Revisi APBD 2025

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Provinsi Banten bersama DPRD Provinsi Banten menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dalam APBD Tahun Anggaran 2025. Salah satu poin utama dalam perubahan tersebut adalah penurunan pendapatan daerah sebesar Rp1,2 triliun.

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa penyesuaian ini dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah. Ia mengakui ada perubahan pada capaian target kinerja program dan kegiatan, baik yang ditingkatkan maupun yang dikurangi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendapatan daerah semula sebesar Rp11,837 triliun menjadi Rp10,614 triliun, atau berkurang Rp1,223 triliun,” ujar Andra Soni dalam rapat paripurna DPRD Banten, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga:  Asda Sayangkan Kabid PAUD Tak Tahu Plotingan 31 Proyek

Selain pendapatan, belanja daerah juga mengalami penurunan. Semula tercatat sebesar Rp11,841 triliun, menjadi Rp10,920 triliun atau turun sekitar Rp921 miliar.

Di sisi lain, pembiayaan daerah justru mengalami peningkatan dari Rp4,037 miliar menjadi Rp305 miliar, atau bertambah sebesar Rp301 miliar.

Andra berharap perubahan ini dapat mendorong efisiensi anggaran dan memperkuat pelayanan publik.

“Mari bersama-sama kita mengawal dan mengawasi pelaksanaan pembangunan di Provinsi Banten,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, sebelumnya menyampaikan kekhawatiran terhadap kemungkinan tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai kondisi saat ini tidak mendukung untuk mencapai target awal yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Kecamatan Batuceper Buka Pelayanan KTP-el Sehari Jadi

“Saya yakin target itu nggak akan tercapai. Maka harus diperbaiki. Dengan situasi dan kondisi sekarang, cukup berat untuk memenuhi target tersebut,” kata Dimyati saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (8/7).

Pemprov Banten pun berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur anggaran, guna menghindari potensi gagal bayar dan memastikan program pembangunan tetap berjalan optimal. (hab/dam)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WIB

Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB