Pemprov DKI Diminta Respon Cepat Aduan Warga dari Layanan 112

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Pemprov DKI diingatkan, agar sigap merespon pengaduan warga dari layanan siaga 112, karena keberadaan layanan itu memudahkan masyarakat menginformasikan keadaan darurat bencana, seperti banjir ketika musim hujan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi D (bidang pembangunan) DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh, di Jakarta kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendukung dengan pengaduan online seperti ini, tetapi kita melihat di lapangannya ini dan yang kedua soal respon cepatnya seperti apa di lapangan, itu yang perlu kita antisipasi,” ungkap Nova.

Ia juga mengimbau, Pemrov DKI terlambat menindaklanjuti pengaduan banjir lantaran keterbatasan personel. Kondisi demikian bisa berdampak pada warga. Termasuk pengguna jalan.

Baca Juga:  Pemprov DKI Cabut KJP Milik Pelajar Pelaku Tawuran di Pasar Rebo

“Masalah keterbatasan tenaga, proses masalah kegiatan teknisnya itu kan artinya masih ada keterbatasan. Nah, ini yang harus kita antisipasi secara bersama artinya memang jangan sampe masyarakatnya melapor terus tetapi tidak ada antisipasi yang benar-benar masif,” pinta dia.

Ia juga berharap, Pemprov DKI tidak hanya fokus pada penanganan banjir kiriman. Selain itu harus fokus pada wilayah rawan banjir dan genangan.

Nova mencontohkan, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (4/1) lalu, genangan air mencapai 40 sentimeter. Akibatnya, akses jalan tersendat.

“Kaya di Kemang Raya, nah itu kan genangan tinggi bangat. Kiri kanan tempat usaha artinya kita lihat mereka kalau banjir siapa juga mau kesana, ini harus benar-benar kita selesaikan,” ungkap dia.

Baca Juga:  Pemprov DKI Siap jadikan Jakarta Kota Global yang Kompetitif

Upaya lain yang diminta Nova yakni, memperbanyak drainase. Khususnya di kawasan yang rawan banjir. Sehingga dapat menghindari genangan air di permukaan.

“Ada di wilayah perumahan yang wilayahnya mengalami cekungan, tidak ada drainase yang bagus,” tutur dia.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta menyampaikan ada 30 RT yang terdiri dari 11 RT di Jakarta Selatan dan 19 RT di Jakarta Timur terdampak banjir pada Senin (8/1) lalu. (JR)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 47 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WIB

Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB