Pemprov Jamin Stok Pangan Aman untuk Nataru

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dalam kondisi aman dan terkendali. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandi, mengatakan Pemprov bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta pemerintah kabupaten/kota telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga komoditas penting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penguatan stok dan cadangan pangan daerah terus kami lakukan, termasuk untuk beras, cabai, bawang merah, telur, dan daging,” ujar Deden saat membuka High Level Meeting (HLM) Optimalisasi Strategis Pengendalian Inflasi di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten, Rabu (10/12/2025).

​Untuk mengantisipasi gejolak harga, Pemprov Banten telah dan akan terus menggencarkan sejumlah kebijakan diantaranya melaksanakan operasi pasar murah dan gerakan pangan murah secara masif di delapan kabupaten dan kota. Melakukan pemantauan harga harian melalui TPID agar kebijakan respons cepat dapat segera diambil. Mempererat koordinasi dengan distributor dan rantai pasok untuk memastikan kelancaran distribusi serta menghindari praktik penimbunan. Mengawasi mutu, keamanan, dan keterlacakan produk di pasar tradisional maupun modern.

Baca Juga:  Ketum JMSI Berpartisipasi dalam BRJF 2024 di Chongqing

​Lebih lanjut, Deden mendorong peningkatan produksi lokal melalui pendampingan petani, penyediaan sarana produksi pertanian, serta perluasan lahan tanam sebagai solusi menjaga suplai dalam jangka panjang.

​Deden menekankan bahwa stabilitas pangan merupakan salah satu prioritas utama Pemprov, terutama karena momentum Nataru identik dengan lonjakan permintaan. Ia juga menyoroti tantangan kondisi iklim yang tidak menentu dan berpotensi mengganggu proses distribusi pasokan pangan.

​“Upaya menjaga stabilitas pangan bukan hanya tugas rutin tahunan, tetapi bagian dari ikhtiar kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan inflasi, dan memastikan bahwa seluruh warga Banten dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita,” jelasnya.

Baca Juga:  Pastikan Berfungsi Baik, Pj Walikota Cek IPA Sitanala

​Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, menjadikan stabilitas pangan sebagai gerakan bersama.

​Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Banten, Rawindra Ardiansah, menambahkan bahwa BI Banten bersama TPID terus mewaspadai tren peningkatan harga pada beberapa komoditas menjelang Nataru.
​Meskipun Banten dilaporkan surplus beras, Rawindra menjelaskan bahwa sejumlah komoditas lain masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Hal ini membuat jalur logistik menjadi faktor krusial dalam pembentukan harga.

​“Karena pembentuk harga itu dari jalur logistik,” pungkas Rawindra, menekankan pentingnya menjaga kelancaran transportasi pasokan.

​Pemprov Banten optimis bahwa melalui kerja sama lintas sektor yang erat, ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat Banten dapat terjaga selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (dam/hmi)

Berita Terkait

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA
Bina Generasi Tertib Lalu Lintas, Polres Metro Tangerang Kota Borong Prestasi di Ajang PKS dan Pocil
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Berita Terbaru