Pengacara Produk KOJIE-SAN Ajukan PK, Guna Melindungi Hak Very Chandra Tan

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) telah ditempuh oleh pihak Kuasa Hukum KOJIE-SAN produksi Indonesia. dalam hal proses hukum untuk membatalkan merek Kojie-san asal Filipina.

Langkah PK yang ditempuh oleh advokat itu, seperti gayung bersambut dengan rencana Pemerintah RI terkait pengetatan produk impor seperti kosmetik dari luar negeri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikabarkan, bahwa Kuasa hukum KOJIESAN Indonesia, Ahmad Akbar Rivai, M. Sibban, dan M.Jauhar Fathin telah melakukan upaya hukum luar biasa Peninjauan Kembali (PK) dan Mereka juga telah disumpah.

Permohonan PK tersebut, sudah diterima pada Selasa 3 Oktober 2023 lalu. Menurut Ahmad, upaya PK dilakukan sebagai langkah hukum Tim untuk melindungi hak-hak Very Chandra Tan, dalam menjaga, melindungi kosmetik merek KOJIE – SAN yang diproduksi di wilayah Lebak ini provinsi Banten.

“Perlu diketahui produk KOJIE-SAN Indonesia telah mendapatkan izin edar dari BPOM RI, yang tidak kalah penting dan utama, telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI-RI). dalam Kehalalan produk kos metik merek KOJIE – SAN yang di produksi Indonesia merupakan keniscayaan karena sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Hal mendasar inilah yang membedakan produk kosmetik merek KOJIE-SAN produksi Indonesia dengan
merek serupa asal luar negeri,” ujar Ahmad (advokat) kepada wartawan saat ditemui di Rangkasbitung, kemarin.

Baca Juga:  Paman Cabuli Keponakan Laki-laki di Tangerang, Aksi Terungkap Berkat Unggahan di Google Drive

Ahmad menegaskan, ke halalan kosmetik merek KOJIE-SAN Indonesia ini, bukan saja memberikan jaminan keamanan, kesehatan akan tetapi lebih luas dapat memberikan manfaat buat masyarakat.

“Toko-toko Indonesia pada umumnya dan khususnya pengguna, pemakai, penjual, distributor, toko-toko yang selama ini telah ikut memasarkan produk kosmetik merek KOJIE-SAN Indonesia,” tukas ahmad.

Menurut nya, PK yang dilakukan pihaknya, sebagai bentuk perlawanan sesuai koridor hukum di Indonesia guna melindungi dan menjaga produk kosmetik merek KOJIE -SAN milik Very Chandra Tan dari pihak-pihak atau oknum-oknum yang berusaha menjatuhkan dan mendiskreditkan produk kosmetik merek
KOJIE-SAN produksi Indonesia.

Baca Juga:  Pasca Pemilu 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Daerah Stabil dan Kondusif

“Kalau bukan kita-kita siapa lagi yang menjaga dan melindungi pruduk-produk Indonesia?” Merek KOJIE-SAN Indonesia lainnya,” kata Ahmad dengan tegas.

Perihal PK tersebut juga disampaikan oleh M. Siban dan M. Jauhar Fathin menambahkan, langkah PK ini dalam mencari keadilan.

“Bertindak Mencari keadilan lewat PK, Seiring dengan kebijakan Pemerintahan, dipimpin oleh Presiden RI bapak Jokowi, tentu menjadi motivasi, tim kuasa hukum merek KOJIE -SAN Indonesia dalam melakukan PK,” ujarnya.

Dikabarkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya, melakukan pengetatan terhadap sejumlah barang impor. Khususnya yang mengganggu pangsa pasar produk dalam negeri.

Pengetatan tersebut dilatarbelakangi adanya keluhan dari asosiasi dan masyarakat. Terkait membanjirnya barang impor di pasar – pasar tradisional dan e-commerce.

Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto. Usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (06/10/2023).

Penulis : Hmi

Berita Terkait

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Disdukcapil Kota Tangerang Gencarkan Layanan Jemput Bola, Aktivasi IKD Baru Capai 5,98 Persen
Berita ini 444 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:34 WIB

Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik

Berita Terbaru