CILEGON | TR.CO.ID
Walikota Cilegon, Helldy Agustian, menerima kunjungan kerja yang sangat penting dari Tenaga Ahli Utama Kedeputian 1 Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia (RI), Trijoko M Solehoedin, beserta rombongan. Pertemuan ini turut dihadiri oleh General Manager PT. PLN Indonesia Power PGU Suralaya, Irwan Edi Syahputra Lubis, dan rombongan lainnya.
Pertemuan tersebut membahas isu krusial terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung di Cilegon. Fokus utama adalah potensi pengelolaan sampah di TPSA Bagendung sebagai sistem campuran bahan bakar batu bara atau co-firing untuk pembangkit listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Trijoko M Solehoedin dengan tegas menyatakan bahwa manfaat dari pengelolaan sampah di TPSA Bagendung dapat diintegrasikan sebagai sumber energi alternatif yang signifikan.
“Kami memastikan bahwa proses manfaat dari pengelolaan sampah di TPSA Bagendung dapat digunakan sebagai sistem campuran bahan bakar batu bara atau co-firing untuk pembangkit listrik benar-benar terjadi,” ungkap Trijoko M Solehoedin, menegaskan hasil pertemuan.
Pentingnya peran TPSA Bagendung dalam menyediakan sumber energi terbarukan juga disoroti oleh Trijoko. Ia menekankan perlunya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sebagai langkah awal menuju proses penggilingan hingga menjadi bahan bakar jumputan padat melalui dua penggilingan.
Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, menyambut kunjungan dengan antusias. Ia menyampaikan harapannya agar Kota Cilegon pada tahun 2025 dapat menjadi kota yang bersih dan terbebas dari tumpukan sampah. Helldy Agustian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu Dinas Lingkungan Hidup dalam proses pemilahan sampah kering dan basah.
“Dengan adanya kerja sama antara Pemkot Cilegon dan PT Indonesia Power, saya berharap tumpukan sampah ini bisa berkurang, bahkan dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis,” ujar Helldy Agustian.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam mewujudkan Kota Cilegon sebagai pionir dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan energi terbarukan. Kolaborasi erat antara pemerintah dan perusahaan swasta diharapkan dapat mempercepat tercapainya kota yang bersih, ramah lingkungan, dan ekonomis.
Penulis : rga
Editor : ris









