Realisasi APBD Banten 2023 Alami Kenaikan

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN | TR.CO.ID

Selama tahun 2023 realisasi belanja Pemerintah Provinsi Banten sebesar 95,47 persen, atau mengalami kenaikan sebesar 1,17 persen dari realisasi tahun 2022 berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten.

Adapun sisa lebih anggaran (silpa) tahun 2023 Pemerintah Provinsi Banten berdasarkan persentase berkisar 4,53 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah realisasi APBD tahun 2023 meningkat selama 5 tahun terakhir. Pada 2022 realisasi belanja daerah Provinsi Banten diangka 94,20 persen, tahun 2021 sebesar 93,03 persen, tahun 2020 berada diangka 92,15 persen dan tahun 2019 sebesar 89,53 persen.

Tahun 2019 merupakan tahun dengan realisasi belanja daerah terendah di Provinsi Banten. Bila dihitung rata-rata, realisasi belanja Pemerintah Provinsi Banten selama tahun 2019 sampai 2023 sebesar 92,88 persen.

Baca Juga:  Andika Resmikan Posko Pemenangan, Ajak Masyarakat Dukung Pilkada 2024

Sementara itu, realisasi APBD tahun 2023 dapat dikategorikan menjadi dua yakni pendapatan dan belanja.

Untuk pendapatan, Provinsi Banten pada tahun 2023 mencapai 95,97 persen sedangkan belanja daerah mencapai 95,4 persen.

Bila dijabarkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten terealisasi sebesar Rp 8.513,57 Miliar atau 95,90 persen dari target sebesar Rp 8,877,57 Miliar.

Adapun Pendapatan transfer dengan target Rp 3.179,17 Miliar terealisasi sebesar Rp 3.056,66 Miliar atau 96,15 persen dan lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar Rp 5,79 Miliar dari target sebesar Rp 5,79 Miliar atau sekitar 100 persen.

Baca Juga:  Sinergi Kursus dan Pelatihan untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu

Sedangkan untuk uraian realisasi APBD Tahun 2023 untuk kategori belanja operasi memiliki target awal sebesar Rp 7.170,17 Miliar dan dapat terealisasi sebesar Rp 6.756,08 Miliar atau 94,22 persen.

Belanja modal targetnya Rp 1.605,19 Miliar dan dapat terealisasi Rp 1.521,62 Miliar atau 94,79 persen. Berikutnya untuk belanja tidak terduga memiliki target Rp 60,04 Miliar dan terealisasi Rp 0,35 Miliar atau 0,58 persen.

Selanjutnya untuk belanja transfer targetnya Rp 3.546,02 Miliar, dapat terealisasi sebesar Rp 3.542,63 Miliar atau 99,90 persen.

Penulis : hed/mas

Editor : dam

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru