Resistensi Mereda, Revitalisasi Pasar dipastikan Sesuai Jadwal

Sabtu, 7 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAR KAMIS | TR.CO.ID

Perumda Niaga Kertaraharja memastikan rencana Revitalisasi pasar Kotabumi, pasar Kemis Kabupaten Tangerang sesuai dengan rencana.

Resistensi yang mulai mereda pasca Polisi membuka dialog dengan semua pedagang dan pihak – pihak yang berkepentingan menjadi pijakan Perumda Niaga Kertaraharja untuk menjadikan pasar Kotabumi lebih nyaman, aman dan representatif bagi pedagang dan penjual dapat segera terlaksana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu berdasarkan hasil uji kelayakan yang dirilis pada tahun 2019 yang menyebut kondisi pasar Kotabumi tidak lagi representatif lantaran drainase yang bermasalah, jalan dan sirkulasi udara yang kurang baik.

Ruang dagang penataan tidak lagi sesuai dengan perkembangan disebut – sebut juga menjadi alasan revitalisasi pasar perlu dilakukan.

Dari sisi keamanan, tidak adanya jalan lingkar, hydrant dan gardu listrik menjadi salahsatu faktor penting revitalisasi pasar perlu dilakukan.

“Kita terus membuka diri untuk melakukan komunikasi dengan pihak – pihak mereka, karena bagaimanapun juga mereka juga saudara kita,” kata Direktur Operasional Perumda NKR H. Ashari Asmat kepada wartawan usai menghadiri kegiatan Guyub Rembug yang diinisiasi Polresta Tangerang Jumat (7/10/2023).

Baca Juga:  Kapolri Resmikan 10 Sumur Bor

Dirinya menuturkan, berdasarkan data yang sebelumnya disebut telah dilakukan verifikasi, terdapat 591 dari 700 pedagang sudah setuju dengan rencana Revitalisasi tersebut.

“Dan mereka sudah setuju untuk membayarkan uang tanda jadi sudah 400 lebih jadi Insya Allah mohon dukungan perlahan kita sesuai jadwal Revitalisasi kita jalankan,” kata Ashari.

Revitalisasi tersebut, masih menurut Ashari sudah memenuhi segala administrasi yang dibutuhkan diantaranya ijin prinsip studi kelayakan yang dilihat dari berbagai aspek.

“Termasuk daripada aspek kemampuan dari para pedagang dan kita melakukan sosialisasi kemudian kita melakukan negosiasi terhadap harga dimana yang titik temu harga yang disepakati oleh para pedagang,” ungkap Ashari.

Dirinya membeberkan,  FS atau ijin prinsip kerjasama pembangunan yang telah dibuat telah diajukan ke kepala daerah.

“Setelah itu kita tender untuk mencari mitra, kita sudah ada nih studi kelayakan nah siapa nih yang nanti mau ngebangun bersama nih pasar,” ujar dia.

Masih menurut Ashari, Harga yang nantinya ditetapkan tentunya sudah melalui persetujuan dan disepakati oleh para pedagang pasar.

Baca Juga:  Kapolrestro Cek Kesiapan Sarpras Hadapi Pemilu

Namun begitu, dirinya belum bisa memastikan harga yang sudah ditetapkan tersebut lantaran perbedaan luas, spesifikasi dan letak.

“Saya lupa itu ya, nanti ke kantor aja untuk harga kita pastikan terbuka, terkait isu yang 1milyar itu ruangnya luas tuh 6×6 kalau ngga salah dan itu list-nya untuk pedagang baru, bukan pedagang lama karena ada perbedaan harga antara pedagang baru dan pedagang lama,” kata Ashari.

Sebelumnya, Resistensi Pedagang yang enggan pindah ke pasar penampungan melunak dan menegaskan tidak menolak rencana revitalisasi.

Hal tersebut diungkapkan Prihanto, salahsatu pedagang pasar Kotabumi yang diberikan kesempatan mengungkapkan keluhan dan keresahan dalam kegiatan guyub rukun yang digelar dihalaman polresta Tangerang Jumat (7/10/2023).

Dalam kegiatan itu, Prihanto menegaskan penolakan yang dilakukan dirinya ratusan pedagang pasar adalah cara dan tahapan sosialisasi  revitalisasi yang dinilai kurang sesuai.

“Ini kebijakan revitalisasi kami tidak melawan, tapi cara – caranya ini pemaksaan kehendak sendiri dan kelompok sehingga kami para pedagang yang dijadikan sapi perahan,” ungkap Prihadi. (ris/dam)

Berita Terkait

Kota Cilegon Raih Enam Penghargaan Dari BKKBN Provinsi Banten
Irna Ajak Seluruh Lapisan Berperan Aktif Mengeliminasi TBC
Polisi Amankan Puluhan Remaja Pelaku Tawuran di Serang
Airin Sepakat Pemekaran Daerah Kabupaten di Banten
Kholid Ismail Raih 2 Penghargaan The International Award 2024
Megah, Puskesmas Kelapa Dua Diresmikan , Selesai Dibangun
Seba Baduy 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Titipkan Tumbuh Kembang Anak
Tim Helmy Halim Ambil Formulir di PPP
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:26 WIB

Kota Cilegon Raih Enam Penghargaan Dari BKKBN Provinsi Banten

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:05 WIB

Irna Ajak Seluruh Lapisan Berperan Aktif Mengeliminasi TBC

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:54 WIB

Polisi Amankan Puluhan Remaja Pelaku Tawuran di Serang

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:10 WIB

Airin Sepakat Pemekaran Daerah Kabupaten di Banten

Senin, 20 Mei 2024 - 21:46 WIB

Kholid Ismail Raih 2 Penghargaan The International Award 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 11:18 WIB

Megah, Puskesmas Kelapa Dua Diresmikan , Selesai Dibangun

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:39 WIB

Seba Baduy 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Titipkan Tumbuh Kembang Anak

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:24 WIB

Tim Helmy Halim Ambil Formulir di PPP

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Dibanggakan PPP, Airin Programkan Santri Inovator

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:29 WIB

Pendidikan

Bus Rombongan Perangkat Desa yang Akan Workshop Kecelakaan

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:10 WIB

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 99.250 Ekor BBL ke Luar Negeri Digagalkan

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:04 WIB

Pemerintahan

PPDB Harus Objektif, Transparan dan Akuntabel

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:01 WIB