Sejumlah Lumbung Padi Masuk Panen Raya, Banten Siap Panen Padi

Selasa, 19 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Lumbung padi Banten menggeliat. Hal itu ditandai dengan daerah lumbung padi telah memasuki masa panen raya. Dengan begitu harga beras diprediksi akan kembali normal.


Pemprov Banten telah menegaskan, bahwa harga beras di pasangan akan kembali normal dengan masuknya masa panen pada Maret 2024. Sejumlah daerah yang menjadi lumbung padi di Banten telah memasuki masa panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Kondisi ini berpotensi memenuhi kebuthan pangan masyarakat, termasuk pada bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriyah.


“Angka itu cukup baik, apalagi di bulan Maret 2024 ini sudah memasuki masa panen raya. Jika stok gabah melimpah, maka Nilai Tukar Petani (NTP) juga akan kembali normal, pun dengan harga berasnya,” ungkap Kepala BPS Provinsi Banten, Faizal Anwar, dalam ekspos perkembangan inflasi di Provinsi Banten.

Baca Juga:  Puluhan Ribu Pengunjung Padati Penutupan Festival Cisadane


Faizal juga menyebutkan bahwa angka inflasi bulan Februari 2024 sebesar 0,52 persen, di mana harga beras menjadi penyumbang inflasi sebesar 0,28 persen. Ini merupakan gabungan dari inflasi antar wilayah cakupan Indek Harga Konsumen (IHK) lima Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten.


Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Provinsi Banten, Agus M Tauchid, menyampaikan bahwa ada 45,287 hektar padi siap panen pada bulan Maret ini, menghasilkan 166,741 ton beras. “Itu merupakan hasil panen dari masa tanam bulan Desember 2023, di mana saat ini sudah memasuki masa musim penghujan,” kata Agus.

Baca Juga:  Sampah Tangsel Ditolak di Lebak


Agus juga menyoroti bahwa panen raya di bulan April 2024, yang bertepatan dengan bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriyah, diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan beras, terutama untuk selamatan dan zakat fitrah. “Atas kondisi itu, kebutuhan konsumsi beras kita tingkatkan yang dalam kondisi normal hanya 119,677 ton menjadi 131,645 ton,” ujarnya.


Adapun keberhasilan ini tidak lepas dari arahan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, untuk mempercepat masa tanam, ungkap Agus. “Itu kemudian yang kami lakukan,” tambahnya. (jr)

Berita Terkait

PT IKPP Salurkan Wakaf Al Quran Bagi Para Santri Peserta FASI XII
Gelar Raker, JMSI Kabupaten Tangerang Tekankan Urgensi Sinergis dengan Mitra
ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi
Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka
Syafrudin Daftar ke DPC Demokrat
Hotel Swiss-Belinn Airport Jakarta, Siapkan Paket Liburan Sekolah untuk Petualangan Tanpa Batas
Poktan Binaan IKPP Tangerang Lakukan Tour ke East West Seed Indonesia Purwakarta
Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 11:10 WIB

PT IKPP Salurkan Wakaf Al Quran Bagi Para Santri Peserta FASI XII

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:54 WIB

Gelar Raker, JMSI Kabupaten Tangerang Tekankan Urgensi Sinergis dengan Mitra

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:52 WIB

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:07 WIB

Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:58 WIB

Syafrudin Daftar ke DPC Demokrat

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:30 WIB

Hotel Swiss-Belinn Airport Jakarta, Siapkan Paket Liburan Sekolah untuk Petualangan Tanpa Batas

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:22 WIB

Poktan Binaan IKPP Tangerang Lakukan Tour ke East West Seed Indonesia Purwakarta

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:02 WIB

Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB