Sekda Dorong ASN Menjadi Bapak Asuh, Upaya Pencegahan Stunting

Selasa, 9 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tangerang untuk turut serta dalam program pencegahan stunting melalui peran sebagai Bapak Asuh. Inisiatif ini bertujuan untuk melibatkan berbagai pihak dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kota Tangerang.

“Saat ini sedang dirancang, untuk setiap ASN di Kota Tangerang agar bisa menjadi Bapak Asuh guna intervensi menyeluruh dalam pencegahan stunting di Kota Tangerang,” ucap Herman Suwarman saat memberikan arahan pada apel pagi pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang, Senin (8/7/2024).

Herman menjelaskan bahwa dorongan untuk intervensi menyeluruh tersebut merupakan inisiasi dari Penjabat Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, saat melakukan diskusi bersama Penjabat Organisasi Perangkat Daerah dalam memformulasikan strategi pencegahan stunting di Kota Tangerang.

“Rencananya keseluruhan ASN lingkup Kota Tangerang, nanti di klasterkan sesuai dengan kemampuan setiap ASN, bentukannya misalkan tambahan makanan bergizi yang nanti dialokasikan kepada setiap perangkat daerah terkait,” jelas Herman.

Lebih lanjut, Herman mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya untuk menurunkan angka stunting dengan menyelenggarakan penanganan yang komprehensif. Menurut data dari Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), angka stunting di Kota Tangerang telah menurun menjadi lima persen.

Baca Juga:  100 Satgas Kampung Ramah Anak Ikuti Workshop PPA dari Kekerasan

“Mudah-mudahan dengan terus berkolaborasi, stunting di Kota Tangerang bisa terus menurun,” ujarnya.

Selain stunting, Herman juga menyoroti beberapa isu krusial lainnya yang memerlukan penanganan dari seluruh pihak, termasuk inflasi, kemiskinan ekstrem, dan Tuberkulosis (TBC).

“Saya minta kepada seluruh perangkat daerah, agar bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak, bantu masyarakat kita, berikan pemahaman, infokan program apa saja yang pemerintah lakukan,” tukas Herman. (cng/ris)

Berita Terkait

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!
Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Hari Lahir Pancasila, Bupati Serukan Persatuan dan Toleransi
Pancasila Jadi Pedoman Membangun Bangsa
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:32 WIB

Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB

Daerah

Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!

Selasa, 2 Jun 2026 - 12:32 WIB