Soal Pembangunan Sistem Drainase Cisaat – Lebak, BARAKUDA Pertanyakan Kinerja Konsultan Pengawas dan DPUPR Serang

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Pembangunan Sistem Drainase yang menggunakan U Ditch dilokasi ruas jalan Cisaat – Lebak kecamatan Ciomas dan kecamatan Padarincang, kabupaten Serang dengan nilai anggaran sebesar Rp. 450.000.0000 yang sumber dari dana DTU-DAU-APBD kabupaten Serang Tahun anggaran 2024 banyak sorotan dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dari Barisan Aktifis Kwalisi Untuk Daerah (BARAKUDA)

Sorotan pembangunan tersebut adalah pemasangan U Ditch yang terlihat ada kelonggaran segmen antara U Ditch satu dan lainnya. Selain itu U Ditch yang sudah terpasang sebelumnya tidak ada Merk Pabrikasi polos setelah terpasang U ditch tersebut di Sablon menggunakan nama perusahan Pabrikasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul aziz ketua umum BARAKUDA mengatakan, dengan adanya pembangunan sistem Drainase jalan Cisaat-Lebak diperlukan ketegasan konsultan pengawas agar pembangunan tersebut sesuai dengan perencanaan awal dan hasilnya sangat baik

Kata dia, apabila kurangnya pengawasan dari konsultan pengawas dan tim tehnik Dinas sudah jelas suatu pekerjaan tersebut di duga keluar dari perencana Awal.

Baca Juga:  Sabet Dua Award dari BKKBN, Wali Kota: Bangga Kencana Harus Semakin Berdampak

“Sperti kita ketahui bahwa pembangunan Drainase tersebut yang menggunakan uang dari hasil pajak masyarakat dan Pekerjaan Umum dan Pendataan Ruang (DPUPR) kabupaten. yang mengalokasikannya perlu adanya pengawasan kita bersama selain konsultan pengawas dan tim tehnik Dinas agar pekerjaan (U Ditch) bisa dirasakan panjang oleh masyarakat,” katanya, Rabu (29/5/24).

Aan tetapi, sambung Abdul Aziz, apabila konsultan pengawas dalam pengawasan nya. tidak inten dan tidak tegas yang ada hanya mengikuti alur atau arahan pengusaha (Kontraktor) diduga sudah jelas kualitas fisik akan berkurang terutama bahan material yang di gunakan seperti pemasangan U Ditch satu dengan U Ditch lainnya akan mengalami kelonggaran segmen sehingga ada bahan dan pekerjaan yang tertinggal.

“Yang kita tahu pemasangan U Ditch tersebut di perlukan Proses agar pemasangan U-Ditch sesuai perencanaan seperti didahului dengan penggalian area kerja sesuai ukuran saluran yang diinginkan. Selanjutnya, dasar saluran diberi urugan pasir dan lantai kerja agar U-Ditch berada pada posisi yang stabil,” tuturnya.

Baca Juga:  Selama Prabowo Jadi Menhan, Pengeluaran Anggaran Pertahanan RI

Ia menanbahkan, segmen U-Ditch diletakkan ke dalam lubang dengan menggunakan crane atau alat berat lainnya. Antar segmen U-Ditch disambungkan menggunakan plat sambung atau dengan mencocokkan sambungan pada sisi segmen dengan segmen lainnya (male and female joint).

Sambungan antar segmen ditutup menggunakan mortar semen. Proses terakhir adalah pengurugan dan pemadatan tanah pada samping area pekerjaan saluran.itu yang kita tahu sehingga kualitas. pemasangan U Ditch akan baik.

“Maka kalau pemasangan U Ditch seperti yang saya katakan tadi tidak dilakukan maka ada bahan material dan pekerjaan yang tertinggal sehingga pemasangan U Ditch tidak Pass,” papar Abdul Aziz.

Kembali pada pembangunan Sistem Drainase Cisaat -Lebak merk U Ditch biasanya itu sudah ada dari Pabrikasi ,adapun sekarang bahwa mereka U Ditch di sablon setelah U Ditch terpasang Baru Sekarang saya lihat

“Maka ini perlu kita soroti. kinerja konsultan pengawas dan tim tehnik Dinas DPUPR ,apakah cara tersebut di benar kan dan ada di RAB nya,” pungkasnya. (ian/TR)

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
Pengusutan Dugaan Korupsi, Kejati Banten Geledah PT ABM
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Jumat, 17 April 2026 - 22:57 WIB

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 April 2026 - 15:23 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB