TANGSEL | TR.CO.ID
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mengumumkan langkah efisiensi anggaran dengan memangkas hingga 40 persen biaya perjalanan dinas dan kegiatan seremonial. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan bahwa pemangkasan ini diperkirakan dapat menghemat sekitar Rp200 miliar. Anggaran yang berhasil dihemat akan dialokasikan untuk membiayai program-program non-infrastruktur dan belanja tidak terduga, seperti antisipasi bencana hidrometeorologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengurangi anggaran makan-minum, perjalanan dinas, dan seremonial hingga 40 persen. Namun, untuk bidang infrastruktur dan pelayanan publik tidak akan ada pengurangan, sehingga tidak mengganggu layanan kepada masyarakat,” ujar Benyamin usai pemeriksaan kesehatan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2025).
Benyamin juga menegaskan bahwa program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan tanpa pemotongan anggaran. Selain itu, Pemkot akan meningkatkan disiplin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pengelolaan anggaran, misalnya dengan mengurangi jumlah peserta dalam perjalanan dinas dan meniadakan kegiatan seremonial yang tidak mendesak.
“Kami berharap langkah ini dapat mendorong Tangerang Selatan menjadi kota yang unggul, efisien, dan layak menjadi contoh bagi wilayah lain,” tambahnya.
Langkah efisiensi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran daerah dan memastikan bahwa dana publik dialokasikan untuk program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.(dtc/ris/dam)









