Tangsel Pasang CCTV di Seluruh Ruang Kelas, Cegah Kekerasan di SDN, SMPN dan SMAN

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL | TR.CO.ID

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan akan menambah pemasangan kamera pengawas (CCTV) di seluruh sekolah negeri, khususnya di ruang kelas SDN dan SMPN. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pengawasan dan pencegahan kekerasan, termasuk perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 157 SDN dan 24 SMPN di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian besar sekolah sebenarnya sudah memiliki CCTV, namun belum mengawasi seluruh sudut gedung dan belum terpasang di dalam kelas.

“Semua SD dan SMP negeri sudah memiliki CCTV, tetapi titik-titik yang ada belum mencakup ruang kelas,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga:  SDN Cikande 1 Raih Juara 3 dalam Lomba Cerdas Cermat Jambore UKS

Menurut Deden, pemasangan CCTV di ruang kelas menjadi penting setelah munculnya kasus bullying di SMPN 19 Tangsel. Selama ini, CCTV hanya terpasang di area-area yang tidak selalu diawasi guru, seperti halaman, parkiran, lapangan, dan selasar sekolah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kebutuhan perangkat CCTV cukup besar. Untuk SDN yang berjumlah 157 sekolah, setiap sekolah membutuhkan sekitar 24 unit CCTV, sehingga total yang diperlukan mencapai 3.768 unit. Sementara itu, untuk SMPN dengan jumlah 24 sekolah, kebutuhan total diperkirakan mencapai 792 unit.

Baca Juga:  Penghargaan Pemerintah atas Capaian 8 Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Swasta

“Rencana pemasangan CCTV ini akan kami anggarkan pada 2026. Ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bullying, pelecehan seksual, dan tindakan lain yang mengancam keamanan siswa,” tegasnya.

Deden mengatakan, peningkatan fasilitas keamanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan sekolah menjadi lingkungan yang aman bagi seluruh peserta didik.

Pengalaman kasus dugaan perundungan di SMPN 19 menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat langkah pencegahan di sekolah.

“Kami ingin memastikan seluruh program pencegahan berjalan maksimal. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar,” tandasnya. (Hab)

Berita Terkait

Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi
Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Ribuan Pelajar Ramaikan O2SN dan FLS3N 2026, Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan Digital
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Mahasiswa Unpam Gelar PKM di SMK Sasmita Jaya 2, Bekali soal Bahaya Judi Online dan Manipulasi Seks di Dunia Maya
Tingkatkan Keterampilan Masyarakat Prasejahtera , Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan Cukup Rambut Gratis
PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV / AIDS di SMAN 7 Tangsel
Jadwal Pelaksanaan SPMB Kota Tangerang Kian Dekat, Berikut Syarat dan Ketentuan Calon Murid Baru
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:47 WIB

Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:11 WIB

Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:29 WIB

Ribuan Pelajar Ramaikan O2SN dan FLS3N 2026, Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan Digital

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:43 WIB

DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:22 WIB

Mahasiswa Unpam Gelar PKM di SMK Sasmita Jaya 2, Bekali soal Bahaya Judi Online dan Manipulasi Seks di Dunia Maya

Berita Terbaru

Bola

Enzo Fernandez Chelsea Patok Harga Triliunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:12 WIB

Daerah

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB