Tinjau Program Pendampingan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Ibu Hamil

Senin, 11 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Senam dan asupan gizi ibu hamil sebagai upaya preventif anak stunting baru. Demikian dikatakan Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tine Al Muktabar

Kegatan ini merupakan Kolaborasi Program pengabdian masyarakat dari Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia dengan TP PKK Provinsii Banten. Kader PKK bersama kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Banten memberikan pendampingan kepada ibu hamil sebagai upaya pencegahan anak stunting baru serta kesehatan ibu pada masa hamil, melahirkan, hingga saat menyusui.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Senam ibu hamil untuk mencegah stunting baru,” katanya, saat melakukan Peninjauan Program Pendampingan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Graha Cipacung, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat (8/12/2023).

Baca Juga:  Lurah Pasir Jaya Akan Wujudkan Lingkungan Bersih

“Yang stunting kan diterapi, terus tidak ada stunting baru. Mudah-mudahan Provinsi Banten zero stunting,” katanya.

Dikatakan, pihak UI yang diketuai oleh Prof. Neng Tine dan tim dari FKUI melakukan edukasi kepada para ibu hamil dengan pemberian nutrisi dan meningkatkan kebugaran jasmani melalui senam hamil secara rutin.

Selain ibu hamil, pihaknya juga memberi edukasi pada bidan desa di kecamatan Majasari untuk melakukan pengukuran kebugaran pada ibu hamil. Selain itu juga mengsosialisasikan aplikasi bumilFit sebagai panduan senam bagi ibu hamil dengan aman. .

“Sehingga angka kematian ibu melahirkan juga turun,” jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, seiring dengan percepatan penanganan stunting di Provinsi Banten angka stunting terus mengalami penurunan. Seiring efektivitas percepatan penanganan stunting pada aplikasi e-dasawisma TP PKK Provinsi Banten.

Baca Juga:  Kaesang Pangarep Blusukan Faldo Maldini, Disambut Antusias Warga

“Dari data timbang Februari 2023, saat ini ada 26 ribu anak stunting yang ditangani. Sebanyak 18 ribu progres perkembangannya cukup baik. Akhir nanti akan ada evaluasi dari Kementerian Kesehatan dan Kemenko PMK,” paparnya.

Dikatakan, Pemprov Banten mendapatkan Dana Insentif Daerah dari Pemerintah Pusat yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin sebagai apresiasi atas tata kelola dan kinerja yang baik dalam percepatan penanganan stunting. Dana itu kita kembalikan ke masyarakat untuk percepatan penanganan stunting.

Penulis : BN

Editor : ris

Sumber Berita : Banten news.com

Berita Terkait

Skors Indeks Daya Saing Tinggi, Kunci Keberhasilan Pembangunan Kota Tangerang
Sachrudin Minta Rumah Sakit, Prioritaskan Darah PMI Kota Tangerang
Jaga Fasilitas Umum, Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan PKL Liar di Pasar Lembang
Cegah TBC Sejak Dini, Pemkot Tangerang Dorong Skrining Online Semua Usia
Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas
Jalur Akses Industri Diperbaiki, DPUPR Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung
Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas
Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:36 WIB

Skors Indeks Daya Saing Tinggi, Kunci Keberhasilan Pembangunan Kota Tangerang

Kamis, 23 April 2026 - 18:22 WIB

Sachrudin Minta Rumah Sakit, Prioritaskan Darah PMI Kota Tangerang

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Jaga Fasilitas Umum, Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan PKL Liar di Pasar Lembang

Kamis, 23 April 2026 - 18:07 WIB

Cegah TBC Sejak Dini, Pemkot Tangerang Dorong Skrining Online Semua Usia

Kamis, 23 April 2026 - 12:58 WIB

Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas

Berita Terbaru