Waduh! Irvansyah Sebut Akan Tingkatkan Inflasi di Kabupaten Tangerang

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 1, Irvansyah Asmat, memberikan jawaban yang bikin semua orang geleng-geleng kepala di debat pertama Calon Bupati/Wakil Bupati Tangerang yang digelar KPU Kabupaten Tangerang di hotel Aston Serang, Banten, Sabtu (19/10/24).

Pasalnya, ia menjawab salah satu pertanyaan yang dinilai tidak nyambung, dengan menyatakan bakal meningkatkan inflasi di Kabupaten Tangerang sebagai upaya untuk mempertahankan atau pun menaikan indeks kemandirian fiskal (IKF).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen yang cukup menggelitik ini berawal ketika Calon Bupati Tangerang nomor urut 2 Maesyal Rasyid, memaparkan Undang-undang Tentang Pemerintahan Daerah No. 23 Tahun 2014 yang menganut asas desentralisasi. Yang mana, pemda diberikan kesempatan keleluasaan membangun kemandiriannya.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Sukses Kendalikan Inflasi, Catat Angka 2,0 Persen

Lalu, Maesyal Rasyid pun bertanya kepada pasangan Mad Romli dan Irvansyah, bagaimana upaya mereka untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan indeks kemandirian fiskal Kabupaten Tangerang yang kini masih di angka 0,5.

Meski dirasa tidak relevan jawaban dari Calon Bupati Tangerang Mad Romli masih bisa ditolerir. Menurutnya, IKF harus ditingkatkan dengan memberikan bantuan modal kepada UMKM hingga ke tingkat RT.

Namun jawaban dari Irvansyah lebih tidak selaras. Karena menurutnya, IKF bisa naik inflasi ditingkatkan.

“Jadi untuk meningkatkan inflasi kita akan menggerakan ekonomi mikro di tingkat RT. Kami yakin (dengan) digerakannya ekonomi mikro dan ekonomi makro inflasi akan terus meningkat,” ucapnya.

Baca Juga:  Satu Keluarga Didalam Mobil Tergelincir Keparit

Maesyal Rasyid yang diminta moderator untuk memberikan tanggapan mengutarakan bahwa, dalam mempertahankan indeks kemandirian fiskal itu ada tiga hal yang harus dijalankan.

Yang pertama adalah dengan menggali potensi pendapatan dari pajak dan non-retribusi dengan memanfaatkan aset-aset pemda yang bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga. “Yang kedua adalah langkah intensifikasi, ekstensifikasi, di pajak dan restribusi itu juga bagian yang harus kita jalankan dan yang terakhir adalah efisiensi dalam menyelenggarakan APBD supaya tepat sasaran,” pungkasnya. (fj/dam)

Berita Terkait

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!
Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Hari Lahir Pancasila, Bupati Serukan Persatuan dan Toleransi
Pancasila Jadi Pedoman Membangun Bangsa
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:32 WIB

Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB

Daerah

Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!

Selasa, 2 Jun 2026 - 12:32 WIB