TANGERANG | TR.CO.ID
Kota Tangerang tengah dihadapkan pada cuaca ekstrem akibat transisi dari musim kemarau ke musim penghujan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat tentang potensi hujan deras yang disertai angin kencang.
Maryono Hasan, Kepala BPBD Kota Tangerang, mengatakan bahwa wilayah Jabodetabek, termasuk Kota Tangerang, telah memasuki awal musim penghujan.
“Kita sudah mulai memasuki musim penghujan. Hujan bisa terjadi di malam, dini hari, bahkan di pagi hari dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujarnya, Senin (4/12/23).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam menghadapi kondisi ini, Maryono mengimbau agar masyarakat Kota Tangerang melakukan langkah-langkah mitigasi guna mengurangi dampak yang mungkin timbul akibat perubahan cuaca. Hal ini mencakup menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air, serta memastikan tidak ada hambatan pada saluran air, sungai, atau danau di sekitar lingkungan.
BPBD juga telah menyiagakan delapan Posko Bencana yang tersebar di berbagai titik strategis di Kota Tangerang. Maryono menjelaskan, “Posko Bencana aktif 24 jam, petugas juga akan fokus pada situasi daerah rawan bencana.”
Selain itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi pohon tumbang saat hujan dan angin kencang melanda. Maryono menegaskan pentingnya untuk tidak berlindung di bawah pohon atau reklame saat cuaca buruk, serta selalu berhati-hati saat berkendara.
Bagi warga yang memerlukan bantuan terkait bencana banjir atau situasi darurat lainnya, BPBD Kota Tangerang telah menyiapkan nomor darurat yang bisa dihubungi, yakni emergency call di 112 dan nomor piket 24 jam di 021-5582144.
Pemkot Tangerang dan BPBD berharap agar kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat meminimalisir potensi bencana serta memastikan keselamatan bersama di tengah cuaca ekstrem yang sedang melanda.
Penulis : cng
Editor : ris









