SERANG | TR.CO.ID
Pelaksana Harian Kepala Sekolah SMAN 1 Bandung, Kabupaten Serang, Hariri, S.Pd didampingi Masturdin,S.Pd dan Rismawati menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para pelajar yang telah dinyatakan diterima jalur tes Perguruan tinggi Negeri tahun 2025.
Hariri didampingi Waka Humas, Achmad Gojali dan Wawan Kusnita menjelaskan, para peserta didik bebas dalam memilih jalur untuk masuk ke perguruan tinggi diantaranya jalur seleksi Nasional berdasarkan tes (SNBT), Jalur nasional berdasarkan prestasi (SNBP) dan jalur seleksi Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Bersama (SIMAMA) Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekkes).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hariri menyebutkan daftar peserta didik yang diterima PTN Jalur SNBP sebanyak 13 orang. Jalur SNBT sebanyak 2 orang dan jalur SIMAMA sebanyak 2 orang.
“Daftar Pelajar yang diterima di Perguruan Tinggi 17 orang. Rinciannya jalur SNBP 13 orang. Jalur SNBT 2 orang dan Jalur SIMAMA 2 orang,”sebutnya.
Dijelaskan Hariri, untuk daftar nama peserta didik yang diterima di perguruan tinggi antara lain :
- Jalur SNBP diterima di Untirta yakni,
- Amelia Novianty (Kelas XII IPA 1).
- Erlan Abraham (Kelas XII IPA 1).
- Iis Indayani (Kelas XII IPA 1).
- Karmila (Kelas XII IPA 1).
- Zahra Amelia (Kelas XII IPA 1).
- Adhaeni (Kelas XII IPA 3).
- Rafli Dinar Fazri (Kelas XII IPA 3).
- Silvi (Kelas XII IPA 3).
- Herma (Kelas XII IPA 4).
- Icha Aulia (Kelas XII IPA 4).
- Satrio Aji (Kelas XII IPA 4).
- Felisyach Daniati (Kelas XII IPA 3).
- Intan Nur Cahyani (Kelas XII IPA 3).
- Lolos Jalur SNBT di Untirta yakni Yuniarti Widia Ningsih (Kelas XII IPA 4).
- Lolos jalur SNBT di Universitas Negeri Semarang yakni Sabrina Tryjulita (Kelas XII IPA 1).
- Lolos di jalur SIMAMA di Poltekkes Banten yakni Elis Melani (Kelas XII IPA 3) dan Siti Altinah (Kelas XII IPA 3).
“Jadi alumni SMAN 1 Bandung yang kuliah di Perguruan Tinggi antara lain 14 orang di Untirta. 1 orang di universitas Semarang dan 2 orang di Poltekkes Kemenkes Banten,”jelasnya.
Hariri menambahkan atas kerjasama tim yakni ibu Rismawati (Guru Bimbingan Konseling), Masturdin (Waka Kurikulum) dan para guru lainnya yang telah mensuport sehingga ke depan lebih giat lagi (Mur).









