300 Pemulung Dapatkan Pelatihan Keselamatan, Di TPA Rawa Kucing

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Sebagai respons terhadap insiden kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing pada Oktober 2023, Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah proaktif dalam upaya pencegahan dan keselamatan.

Pada Selasa (16/01/24), sebanyak 300 pemulung yang beroperasi di TPA Rawa Kucing menerima pelatihan keselamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua IPI, Pris Polly Lengkong, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya ditujukan untuk mencegah kebakaran tetapi juga sebagai bentuk edukasi terhadap para pemulung tentang keselamatan saat beraktivitas di lingkungan TPA Rawa Kucing.

Baca Juga:  Angka Prevalensi Stunting di Kota Tangerang Hanya 5,6 persen

Dikatakan, salah satu aspek yang ditekankan dalam pelatihan adalah penggunaan perlengkapan keselamatan, seperti boots, untuk melindungi kaki dari potongan kaca atau serpihan lainnya.

“Selain itu, pemulung juga diimbau untuk tidak merokok di sekitar area TPA untuk mengurangi risiko kebakaran,” katanya.

“Kami berharap dengan memberikan edukasi ini, pemulung dapat lebih waspada terhadap potensi bahaya dan menjaga keselamatan diri mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Tihar Sopian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, mengapresiasi inisiatif yang diambil oleh para pemulung untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang keselamatan.

Baca Juga:  Dinkes Kota Tangerang Raih 29 Penghargaan pada Peringatan HKN ke-61 Provinsi Banten

Ia menyatakan harapannya agar kejadian kebakaran yang terjadi sebelumnya tidak terulang, dan menekankan pentingnya peran bersama dalam menjaga keberlanjutan TPA Rawa Kucing.

“Kami sangat mengapresiasi usaha ini karena sebagai upaya bersama menjaga TPA Rawa Kucing. Kami harap, semua turut berperan juga dalam menekan jumlah sampah rumahan yang diproduksi dengan memanfaatkan bank sampah, atau melakukan berbagai upaya daur ulang,” tambah Tihar Sopian. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan TPA yang lebih aman, bersih, dan berkelanjutan untuk keberlanjutan aktivitas pemulung dan pengelolaan sampah di Kota Tangerang.

Penulis : ali

Editor : ris

Berita Terkait

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Posbakum Desa Jadi Garda Penyelesaian Persoalan Warga
Pemkot Tangerang MoU LPK Wahana Danau Indah Buka Peluang Kerja ke Jepang
Sachrudin Masifkan Mini Kompetisi E-Purchasing
Dorong Perempuan Mandiri, Pemkot Tangerang Gelar PKHP di 13 Kecamatan
Disdukcapil Kota Tangerang Tegaskan Pengurusan Akta Kematian Gratis dan Tanpa Calo
Tingkatkan Daya Saing, Disbudpar Tangerang Gelar Sertifikasi Fotografi Tanpa Biaya
Samsat Cikokol Sisir Kantong Parkir, Puluhan Kendaraan Penunggak Pajak Ditemukan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:18 WIB

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:11 WIB

Posbakum Desa Jadi Garda Penyelesaian Persoalan Warga

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:09 WIB

Pemkot Tangerang MoU LPK Wahana Danau Indah Buka Peluang Kerja ke Jepang

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:06 WIB

Sachrudin Masifkan Mini Kompetisi E-Purchasing

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:05 WIB

Dorong Perempuan Mandiri, Pemkot Tangerang Gelar PKHP di 13 Kecamatan

Berita Terbaru

Daerah

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:18 WIB

Daerah

Posbakum Desa Jadi Garda Penyelesaian Persoalan Warga

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:11 WIB

Daerah

Sachrudin Masifkan Mini Kompetisi E-Purchasing

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:06 WIB