Sekda Pantau Program Gerebek Posyandu di Tegal Kunir Kidul

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.TANGERANG | TR.CO.ID

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memantau program Gerebek Posyandu di Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Jum’at (7/6/24).

Dalam sambutannya, Sekda Moch. Maesyal Rasyid mengatakan Pemkab Tangerang mendukung penuh program pemerintah pusat dalam rangka menekan angka stunting. Seluruh perangkat daerah bersama mitra dan elemen masyarakat bergotong-royong dan berkolaborasi untuk mempercepat dan menekan stunting di Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebetulnya program ini dicanangkan oleh Wakil Presiden Indonesia, diteruskan oleh Mendagri, lalu ke pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, untuk melakukan intervensi serentak dalam pencegahan stunting. Program Kabupaten Tangerang ini kita namai Gerebek Posyandu, yang menyasar 2.352 posyandu se-Kabupaten Tangerang,” ungkap Sekda.

Baca Juga:  Biaya Pembuatan Paspor Setor PNBP Rp 2,1 Triliun di 2023

Selain menekan dan melakukan pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang, Gerebek Posyandu juga bertujuan mendata kesehatan semua balita. Setelah dilakukan pendataan, langkah selanjutnya adalah memberikan suplai gizi dan vitamin yang cukup kepada para balita, sehingga ke depannya mampu mencipta generasi yang sehat, kuat, dan unggul.

“Dengan data kesehatan yang masuk, kita bisa ketahui dengan pasti berapa jumlah balita, lalu berapa balita yang resiko stunting, dan balita yang stunting. Sehingga, bisa mendapat penanganan dan pencegahan dengan cepat dan efektif, ” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menambahkan, angka stunting di Kabupaten Tangerang terus mengalami penurunan. Pada tahun 2021 angka stunting mencapai 16.136 balita, 2022 menurun menjadi 9.200 balita, dan pada tahun 2023 juga kembali menurun menjadi 5.391 balita.

Baca Juga:  Sampah di Daerah Aliran Sungai Dibersihkan

“Untuk tahun 2024 ini, masih terus kita himpun dan akan diketahui setelah program Gerebek Posyandu selesai. Diharapkan, dengan adanya program ini, angka stunting di Kabupaten Tangerang akan kembali menurun, bahkan sampai nol persen,” terang Hendra.

Masyarakat begitu antusias untuk datang menimbangkan balitanya ke Posyandu Lily di Desa Tegal Kunir Kidul. Di sana balita juga diberikan tambahan makanan dan alat perlengkapan makan, hingga pengecekan kesehatan secara gratis.

Pada kesempatan tersebut juga hadir Camat Mauk, Kepala Desa Tegal Kunir dan perwakilan dari unsur Muspika Kecamatan Mauk. (dam/TR)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gencarkan Bentor Pangan Bang Sama, Hadirkan Sembako Murah Langsung ke Permukiman
DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Serah Terima Fasos dan Fasum Modernland
Kota Tangerang Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA XII Banten 2026
Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:05 WIB

Pemkot Tangerang Gencarkan Bentor Pangan Bang Sama, Hadirkan Sembako Murah Langsung ke Permukiman

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:50 WIB

DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Serah Terima Fasos dan Fasum Modernland

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:46 WIB

Kota Tangerang Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA XII Banten 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Berita Terbaru