Kepala BBWSC3 Dua Kali Mangkir Audensi, PPK di Cecar Pertanyaan HMI

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang berharap kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) hadir dalam acara Audensi, yang sudah dua kali mangkir pada agenda tersebut.

Menurut HMI Bendung Cimoyan yang menelan anggaran puluhan miliar yang di duga pekerjaan tersebut secara kualitas dan kuantitas tidak sesuai dengan nilai anggaran sebesar 18 miliar dan hasil lelang sebesar Rp 15 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menilai, kinerja Konsultan pengawas dan BBWSC3 tidak tegas terhadap pengusaha atau kontraktor selama pekerjaan berlangsung ,sehingga kualitas fisik belum juga bisa dirasakan oleh masyarakat tidak sedikit pembangunan yang rusak, dan yang amblas,” ujart Entis Sumantri Ketua Umum HMI Cabang Pandeglang, Minggu (9/6/24)

Entis Sumantri atau akrab di panggil Tayo mengungkapkan, saat audensi menyampaikan bahwa kualitas di lokasi. banyak yang rusak, harapan saya dalam audensi ini yang hadir adalah kepala balai agar tahu kondisi sebenarnya.

Tambahnya, dua kali HMI serta jajaran datang, tetapi kepala balai selalu tidak hadir sehingga ia menganggap kepala balai tidak mengindahkan informasi yang akan sampaikan.

“Seharusnya kepala balai hadir saat seperti ini biar tahu keadaan pembangunan Bendung Cimoyan jangan hanya duduk di meja terima laporan dari pegawai Balai,” tegasnya.

“Sehingga apa yang saya sampaikan dalam audensi ini langsung di dengar oleh kepala balai biar tahu langsung kondisi lapangan, sedangkan melalui bapak bapak apa yang kita sampaikan informasi di lapangan apakah kenapa balai itu tahu atau sampai ke kepala balai. Padahal kita sebelum kesini secara resmi bersurat,oleh karena itu saya kecewa kepada kepala balai BBWSC3 yang tidak hadir dalam acara Audensi ini ada apa sebenarnya,” ungkapnya

Baca Juga:  Ajak Masyarakat jadi Pemilih Cerdas, Maesyal-Intan Siapkan Sejumlah Program Unggulan

Entis juga menilai wajar jika beberapa pertanyaan yang disampaikan seperti apakah kualitas proyek fisik di lapangan belum di manfaatkan atau dirasakan oleh masyarakat tetapi fisik tersebut sudah rusak, dan tidak menjawab karena kebijakan itu ada di kepala balai.

“Oleh karena itu seharusnya dalam audensi saat seperti ini kepala balai yang bisa menjelaskan dan punya kebijakan bisa menyampaikan kepada kita ,kalau ini kan bapak bapak yang hadir di sini mulai dari staf Humas dan PPK engga bisa menjawab, hanya bisa menjawab kita akan panggil kontraktor karena masih tahap pemiliharaan dan kita akan perbaiki,,sedangkan saat kita ketegasan BBWSC3 dalam menyikapi semua ini misalnya kualitas fisik gimana ,engga berikan jawaban,” cetusnya.

“Kami dari HMI Cabang Pandeglang meminta pertanggung jawaban dari BBWSC3 Banten, bukan dalil yang menurut kami sangat tidak relevan, apalagi mengatakan bahwa proyek itu masih tahap pemeliharaan dan akan diperbaiki oleh pihak Kontraktor, pertanyaannya kapan diperbaiki,” sambungnya.

Bahkan, sambung Entis, apa yang di katakan PPK BBWSC3 Banten akan diperbaiki oleh pihak pemborong atau kontraktor, sementara kontraktornya juga tidak hadir dalam audensi termasuk Konsultan perencanaan dan Konsultan Pengawasan, bahkan Kepala Balainya.

“Maka bapak selalu PPK dalam kegiatan Bendung Cimoyan kenapa engga jawab saat saya tanya dan saya perlihatkan dokumen. fisik atau Poto bangunan seperti ini layak atau tidak ,berkualitas atau tidak,” ucap entis kepada PPK.

Baca Juga:  Guyon Waton Bakal Guncang Kota Tangerang, Acara Digifest Vol 2

Lebih lanjut Entis mengatakan, di di meja audensi maka Kami menilai bahwa Proyek DI Cimoyan gagal kontruksi dan kangkangi KAK.

“Kaka walaupun aspirasi Kami pada hari ini tidak di indahkan kepala balai akan kami mengawal tuntas untuk menindak pembangunan bendung Cimoyan tidak hanya di sini ,melainkan kita akan kawal. ke kementrian PU Kejati,Kejagung bahkan ke KPK RI,” bebernya.

Sementara Bimo Ragil Saputra Pejabat Pmbuat Komitmen (PPK) pada BBWSC3 di audensi mengatakan, untuk pembangunan bendung Cimoyan masih kewenangan kontraktor apabila ada kerusakan fisik karena masih dalam pemiliharaan kontraktor.

“Belum lama ini kita telpon masih nyambung dengan pihak kontraktor, kontraktor atau pengusahanya dari Palembang sedangkan konsultan pengawasnya dari Serang saat ini tidak hadir, saat komunikasi dengan pihak kontraktor dia siap mengerjakan fisik yang rusak,” katanya.

“Kenapa saat ini belum juga dikerjakan menurut kontraktor masih musim penghujan dan kontraktor lagi menunggu dana yang masuk untuk mengerjakan nya.

“Dan perlu saya sampaikan apabila kontraktor tidak mengerjakan kerusakan yang saat ini masih tanggung jawabnya kontraktor bapak – bapak Jagan khawatir karena kontraktor itu ada dana jaminan pemiliharaan apabila tidak di kerjakan dana jaminan pemiliharaan akan balik ke negara dan kontraktor (perusahan) itu kita akan Blacklist,” pungkasnya. (ian/TR)

Berita Terkait

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi
Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Ribuan Pelajar Ramaikan O2SN dan FLS3N 2026, Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan Digital
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:18 WIB

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:47 WIB

Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi

Berita Terbaru