Kantor Pemkab Lebak Didemo, Warga Protes Aktifitas Galian Pasir

Jumat, 2 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Sedikitnya 500 warga Kecamatan Cimarga mendatangi Pemkab Lebak, kedatangan ratusan warga itu guna menyampaikan protes atas keberadaan aktifitas galian tambang pasir putih yang dinilai telah merusak sarana jalan dan lingkungan sehingga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan Rangkasbitung-Cimarga.

Ratusan warga untuk mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Lebak, warga yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Cimarga Bersatu (AMCB) itu meminta agar para pengusaha galian pasir dan angkutan pasir tidak menjual pasir dalam keadaan basah, serta pengusaha diminta untuk memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta agar para pengusaha pasir untuk tidak menjual pasir dalam keadaan basah, karena ceceran airnya bisa merusak jalan. Namun permintaan kami itu tidak pernah digubris pengusaha, oleh karena itu kami mendatangi Pemkab Lebak agar penguasa bisa menegur para pengusaha, kata Wawat Hidayawati, koordinator aksi, ketika melakukan orasi dihalaman Pemkab Lebak, Kamis (01/08/2024).

Baca Juga:  Bawaslu Kota Tangerang Terima 10 Laporan Pelanggaran Pilkada 2024

Kata Wawat, sudah beberapa tahun masyarakat Cimarga merasakan ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan itu dikarenakan sepanjang jalan Cimarga hingga Aweh Rangkasbitung selalu becek dan berdebu akibat mobil pengangkut pasir yang muatannya melebihi kapasitas tonase serta dalam keadaan basah.

Pengusaha galian pasir kata Wawat, sepertinya sudah tidak perduli kepada nasib warga, lantaran beberapa kali warga komplain, namun tidak pernah didengar. Berangkat dari keresahan itu kara Wawat, masyarakat Cimarga merasa perlu untuk melakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut keadilan.

Kami bukan melanggar para pengusaha untuk mencari rejeki, tapi tolong dong perhatikan juga nasib warga di Kecamatan Cimarga yang terkena imbas galian pasir, ucap Wawat.

Udin Dolar, seorang orator lainnya mengatakan, pihaknya meminta agar pengusaha menertibkan para pegawainya agar tidak membawa pasir basah serta pengusaha harus bertanggung jawab terhadap lingkungan yang diakibatkan penambang pasir.

Baca Juga:  Luna Maya Sudah setahun Pacaran

Karena pengusaha tidak pernah mengindahkan permintaan dari warga, Udin memandang perlu mendatangi Pemkab Lebak untuk memberikan terguran langsung kepada pengusaha. Bila perlu kata Udin, Pemkab bisa bersikap tegas untuk menertibkan para pengusaha galian pasir di Kecamatan Cimarga yang berada di tujuh lokasi.

“Kami meminta agar Pemkab Lebak menertibkan pengusaha galian pasir yang nakal, lakukan pengawasan yang melekat guna menertibkan pengusaha, kata Udin Dollar.

Menanggapi permintaan masyarakat, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan yang langsung mendatangi pendemo berjanji akan berkoordinasi dengan Pemprov Banten. Iwan juga mengaku akan turun langsung ke lokasi galian, lantaran ingin mengetahui secara langsung apa yang menjadi permasalahan di lapangan.

Saya akan langsung ke lokasi untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan, kami juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Banten, Insya Allah dengan komunikasi yang baik, semua akan berjalan dengan baik pula, kata Iwan. (Jat/eem/ris)

Berita Terkait

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Maryono Minta ASN Kota Tangerang Gaspol Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Jalan Kiasnawi, Fokus Atasi Macet dan Dongkrak Wisata
Sachrudin Pastikan Pemkot Tangerang Kawal Sensus Ekonomi 2026 Hingga Tingkat RT/RW
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB