TANGERANG | TR.CO.ID
Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, bersama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten (BPPW Banten) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melakukan peninjauan terhadap progres revitalisasi Pasar Anyar.
Kegiatan ini dilakukan enam bulan setelah dimulainya proses pembongkaran pasar, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dirancang untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah dan memperkuat perekonomian lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Revitalisasi Pasar Anyar bertujuan untuk memberikan fasilitas yang lebih modern dan nyaman, baik bagi pedagang maupun konsumen.
Pj. Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mendukung kelancaran proyek ini.
“Alhamdulillah, sampai saat ini revitalisasi Pasar Anyar berjalan dengan lancar, semoga berjalan mulus sampai akhir pengerjaan pembangunan,” katanya saat berada di lokasi proyek pada Rabu (28/08).
Dirinya menjelaskan bahwa proyek ini masih berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Fokus utama revitalisasi meliputi perbaikan infrastruktur, penataan area pasar, dan peningkatan fasilitas. Pemerintah Kota Tangerang bersama pemerintah pusat berkomitmen untuk terus memantau perkembangan proyek agar dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Progres pembangunannya sudah mencapai 40 persen, mudah-mudahan selesai sesuai target yang telah ditetapkan, yaitu akhir Desember semua pekerjaan sudah selesai,” pungkasnya..
Pasar Anyar merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Tangerang, yang memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas ekonomi warga. Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan Pasar Anyar akan menjadi pusat perdagangan yang lebih teratur, bersih, dan modern, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tangerang.
“Sekali lagi saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat Kota Tangerang, agar Pasar Anyar ini bisa kembali beroperasi dengan wajah baru, ‘Pasar Anyar yang betul-betul anyar’,” imbuhnya. (ris/dam)









