DPKP Kampanyekan Gerakan Stop Boros Pangan

Senin, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.TANGERANG | TR.CO.ID

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggelar Kampanye Gerakan Stop Boros Pangan melalui kegiatan Bantuan Pangan Dapur B2SA di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, pada Kamis (26/09/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan pemborosan pangan dan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, menjelaskan bahwa aksi stop boros pangan sangat penting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap masyarakat memahami makna dari Stop Boros Pangan. Seringkali, ketika menghadiri acara, makanan yang diambil berlebihan sehingga banyak yang tersisa. Sebaiknya ambil secukupnya dengan prinsip gizi seimbang dan habiskan,” ungkap Syaifullah, kemarin,

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Perkuat Disiplin ASN Dengan Bimbingan Teknis dan Aplikasi I'DIS

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, menegaskan bahwa sosialisasi dan kampanye ini merujuk pada Surat Edaran Bupati Tangerang (SE) Nomor 11 Tahun 2024 tentang Gerakan Selamatkan Pangan Melalui Aksi Stop Boros Pangan. Surat edaran tersebut mengamanahkan kampanye melalui kegiatan Pemkab Tangerang di enam kecamatan dan sepuluh desa.

“Kami memberikan bantuan pangan kepada warga Curug sekaligus mengkampanyekan stop boros pangan agar masyarakat tidak membelanjakan bahan pangan secara berlebihan dan mengonsumsi secukupnya,” kata Asep di depan peserta penyaluran bantuan pangan.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang mengharapkan berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, rumah sakit, kementerian agama, sekolah, dan organisasi masyarakat, untuk turut mengkampanyekan Gerakan Selamatkan Pangan. Beberapa langkah yang diharapkan dapat diterapkan adalah:

Baca Juga:  Keluarga PMI Ilegal Minta Bantuan Kemenlu

Mengambil makanan secukupnya dengan prinsip gizi seimbang dan menghabiskannya.
Membawa pulang makanan yang tersisa (take away).
Bijak dalam berbelanja pangan dengan membuat perencanaan sebelum berbelanja.
Mengelola penyimpanan bahan makanan dengan wadah yang sesuai.
Memeriksa tanggal kedaluwarsa makanan.
Mengolah kembali pangan yang berpotensi terbuang menjadi menu yang variatif.
Memasak dan menghidangkan makanan sesuai porsi.
Mendonasikan makanan berlebih kepada yang membutuhkan.
Kampanye ini diharapkan dapat mengurangi pemborosan pangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan pangan yang baik demi keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.

(dam/ris)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Dua Debt Collector Dibekuk, Aniaya Personel Brimob
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WIB

Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB