LEBAK | TR.CO.ID
Demi mensukseskan Pilkada serentak pada 27 November 2024, KPU Lebak mengadakan Training of Trainer (TOT) untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Lebak.
Acara itu berlangsung di Aula Universitas Latansa Mashiro, Rangkasbitung, pada Kamis (31/10/2024), dan akan diselenggarakan dalam dua gelombang hingga 1 November 2024, dengan masing-masing gelombang diikuti oleh perwakilan dari 14 kecamatan.
Ketua KPU Lebak, Dewi Hartini, menekankan pentingnya kegiatan TOT ini agar para PPK dan PPS dapat menguasai teknis pengisian Sistem Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) serta memahami detail lainnya dalam pelaksanaan Pilkada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami harap semua PPK dan PPS mengikuti TOT ini dengan baik sehingga mereka siap menyampaikan informasi tersebut kepada KPPS di tiap TPS desa masing-masing,” ungkap Dewi.
Ia juga menambahkan, PPK dan PPS memiliki tugas penting untuk mensosialisasikan tanggal pemungutan suara pada 27 November 2024, terutama kepada masyarakat yang belum mengetahui adanya Pilkada.
Dewi mencatat bahwa banyak masyarakat, khususnya ibu-ibu, bahkan di wilayah Rangkasbitung, yang belum mengetahui tanggal pelaksanaan Pilkada.
“Sosialisasi harus kita lakukan bersama-sama, baik diperintahkan atau tidak, dan menjadi tugas wajib kita sebagai penyelenggara. Lakukanlah sosialisasi kapan pun ada kesempatan, seperti saat berkumpul atau berbincang santai dengan warga,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menyasar pemilih pemula yang belum memahami tentang Pilkada. “Kita harus memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk pemilih pemula, mengetahui dan siap menyambut pemungutan suara pada 27 November,” pungkas Dewi, seraya menekankan pentingnya kerja sama di antara anggota PPK dan PPS di berbagai divisi, seperti data dan logistik, untuk menjamin kelancaran proses pemilihan. (jat/dam)









