Dukung Pemerintah Tingkatkan Daya Saing Ekspor Produk SVLK+, APP Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan di Pasar Global

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

APP Group mendukung acara Pelepasan Ekspor Produk Olahan Hasil Hutan bersertifikasi SVLK+ yang digelar oleh Kementerian Kehutanan. Acara berlangsung luring di Manggala Wanabakti dengan partisipasi daring dari perusahaan peserta. Langkah ini diambil oleh pemerintah untuk memastikan bahwa produk kehutanan Indonesia memenuhi standar keberlanjutan global, meningkatkan daya saing di pasar internasional, serta mendorong pengelolaan hutan yang legal dan transparan melalui Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK+).

Menteri Kehutanan, dalam sambutan yang disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari, Dida Migfar Ridha, mengatakan, “Dengan peluncuran SVLK+, kita memastikan setiap produk hasil hutan yang diekspor memiliki kepastian asal-usul bahan baku yang dapat dilacak secara akurat. Teknologi berbasis spasial dalam sistem ini meningkatkan transparansi, menjamin legalitas produk, serta memastikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bebas deforestasi.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dida menambahkan bahwa hingga saat ini, capaian nilai ekspor produk industri kehutanan tahun 2024 telah mencapai USD 11,896 miliar, dan diperkirakan akan melampaui capaian tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan kontribusi signifikan sektor kehutanan dalam mendukung perekonomian nasional di tengah tantangan pasar global yang semakin ketat.

Baca Juga:  Sinergi Religi: PT IKPP Tangerang Salurkan Wakaf Alquran Lewat Pemkab untuk Warga

Dalam seremoni pelepasan ekspor yang dilakukan secara daring, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Tangerang Mill (IKPP Tangerang), unit usaha APP Group, secara simbolis mengekspor produk Colour Photocopy Paper dengan berat 15,68 metric ton. Produk ini telah memenuhi standar keberlanjutan internasional melalui sertifikasi SVLK+.

“Kami mendukung upaya Pemerintah untuk meningkatkan daya saing ekspor produk kehutanan Indonesia. Keikutsertaan APP Group dalam acara ini mencerminkan komitmen kami terhadap transparansi, tanggung jawab lingkungan, dan keberlanjutan yang terintegrasi di seluruh rantai pasok kami,” ungkap Managing Director APP Group, Suhendra Wiriadinata.

Sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas, APP Group telah mengembangkan aplikasi Product Tracing yang dirancang oleh tim Sustainability dan IT internal perusahaan. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan untuk melacak produk secara detail menggunakan nomor Delivery Note (DN), mencakup informasi tanggal produksi, jalur produksi, asal pulp dan kayu, serta koordinat geografis sumber bahan baku. Hal ini memastikan bahan baku berasal dari hutan tanaman industri bukan dari deforestasi.

Baca Juga:  IKPP Tangerang Tanam Pohon di Bantaran Cisadane, Dorong Kolaborasi Jaga Lingkungan

Pengembangan aplikasi ini juga didukung oleh teknologi GIS (Geographic Information System) untuk membedakan hutan industri dan hutan alami, serta mendukung perencanaan dan pengawasan bahan baku yang berkelanjutan.

Sistem ini dirancang untuk mematuhi regulasi SVLK+ berdasarkan Surat Edaran Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Nomor 4 Tahun 2024, yang mengatur peningkatan informasi ketelusuran bahan baku produk kehutanan. Implementasi ini telah digunakan oleh pelanggan APP Group di Eropa dan Asia, memberikan kepercayaan tambahan pada produk-produk APP Group di pasar global.

APP Group terus mendukung Pemerintah dalam mempromosikan produk kehutanan berkelanjutan yang mampu bersaing di pasar global, mendorong transparansi melalui pelepasan ekspor produk bersertifikasi SVLK+. Dengan sertifikasi SVLK+, APP Group memastikan bahwa seluruh produk yang diekspor, termasuk dari PT IKPP Tangerang, berasal dari bahan baku legal dan dikelola secara berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah bagian integral dari strategi bisnis kami. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas,” tutup Suhendra Wiriadinata.

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
Pengusutan Dugaan Korupsi, Kejati Banten Geledah PT ABM
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Jumat, 17 April 2026 - 22:57 WIB

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 April 2026 - 15:23 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB