Anak Terlibat Tawuran, DPRD Kota Tangerang Usulkan Penghapusan dari Daftar Penerima Bansos

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Maraknya aksi tawuran antarpelajar yang berujung pada tindak kriminal di Kota Tangerang memicu kekhawatiran berbagai pihak. Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kota Tangerang mengusulkan langkah tegas berupa pencoretan nama warga dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) jika anaknya terbukti terlibat tawuran.

Usulan ini disampaikan langsung oleh Pimpinan DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, pada Senin (5/5/2025). Ia menilai, aksi kekerasan yang dilakukan oleh para pelajar saat ini tidak bisa lagi dianggap sebagai kenakalan remaja biasa, melainkan sudah masuk ranah kriminal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tawuran antarpelajar sudah termasuk tindakan kriminal, karena melibatkan kekerasan dengan senjata tajam maupun benda tumpul yang bisa mengakibatkan korban jiwa,” tegas Andri.

Baca Juga:  Dugaan Perundungan Maut SMPN 19, Pemkot Tangsel Bakal Investigasi Menyeluruh

Menurutnya, pemerintah tidak bisa terus-menerus memberikan bantuan kepada keluarga yang abai dalam mengawasi anak-anak mereka, apalagi jika terbukti terlibat dalam aksi kekerasan yang membahayakan nyawa orang lain.

DPRD akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merealisasikan kebijakan tersebut, termasuk mencabut penerima dari program bantuan pendidikan seperti Tangerang Cerdas.

“Kami usulkan agar warga yang anaknya terlibat tawuran dan masuk ke ranah hukum segera dicabut dari DTKS dan program bantuan pendidikan lainnya. Ini bentuk ketegasan agar masyarakat juga ikut bertanggung jawab dalam membina generasi muda,” ujar politisi yang dikenal sebagai penggemar bola basket itu.

Andri menambahkan, visi besar Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai jika generasi mudanya terjebak dalam tindakan destruktif. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif memantau pergaulan anak-anak mereka, baik di lingkungan sekolah maupun di luar.

Baca Juga:  Halal Bihalal Seru, APDESI Tangerang Lawan All Star Persita

“Bantuan pemerintah itu ditujukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, bukan untuk membiarkan anak-anaknya terlibat dalam aksi kekerasan. Orang tua harus jadi garda terdepan dalam pengawasan dan pembinaan,” tegasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) per Maret 2025, tercatat sebanyak 267.993 keluarga dan 720.318 individu masuk dalam daftar penerima manfaat di Kota Tangerang. Saat ini, data tersebut sedang dalam proses pemutakhiran ke sistem DTSEN terbaru. (hab)

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Perkuat Layanan Berhenti Merokok di 39 Puskesmas
Kreativitas Berbuah Hadiah, Ini Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Jalur Akses Industri Diperbaiki, Pemkot Tangerang Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung
Diusulkan Jadi Pilot Project MBG-BPOM, Maryono: Pemkot Siap Dukung Program Pusat
Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Kecamatan Neglasari 2026 Sukses Digelar
Pangkas Antrean Fisik, Disdukcapil Kota Tangerang Ajak Warga Optimalkan Layanan Online Sobat Dukcapil
Dukcapil Kota Tangerang Jemput Bola Perekaman KTP-el dan IKD ke Pelajar SMAN 6
Jelang TKA 2026, Kepala SDN Daan Mogot 3 Beri Motivasi Siswa Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Mental
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:11 WIB

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Perkuat Layanan Berhenti Merokok di 39 Puskesmas

Rabu, 22 April 2026 - 19:08 WIB

Kreativitas Berbuah Hadiah, Ini Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Rabu, 22 April 2026 - 19:06 WIB

Jalur Akses Industri Diperbaiki, Pemkot Tangerang Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung

Selasa, 21 April 2026 - 18:34 WIB

Diusulkan Jadi Pilot Project MBG-BPOM, Maryono: Pemkot Siap Dukung Program Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Kecamatan Neglasari 2026 Sukses Digelar

Berita Terbaru