Ketua TP Posyandu Banten Tinawati Andra Soni : Penerapan Enam SPM Posyandu Perlu Dukungan Semua Pihak

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN | TR.CO.ID

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan, dukungan, sinergi, dan kolaborasi semua pihak terkait sangat dibutuhkan dalam meningkatkan dan menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu. Revitalisasi Posyandu diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan akses kesehatan primer di masyarakat.

Hal itu disampaikan Tinawati Andra Soni dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang di Aula Kapulso Cafe, Kabupaten Pandeglang, Rabu (21/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seluruh stakeholder diharapkan memberikan dukungan mulai dari pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu, memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana Posyandu, menghubungkan Posyandu dengan fasilitas kesehatan serta mempromosikan pentingnya Posyandu kepada masyarakat,” ungkap Tinawati.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Gencarkan Imunisasi ORI untuk Cegah Peningkatan Kasus Campak

Tinawati juga berharap kepada Tim Pembina Posyandu dapat bergerak merevitalisasi Posyandu sebagai pilar dan ujung tombak menjalankan program pemerintah di bidang kesehatan.

“Revitalisasi Posyandu diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan akses kesehatan primer di masyarakat,” katanya.

Tinawati menyampaikan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu sebagai ketentuan jenis dan mutu pelayanan dasar mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan trantibumlinmas.

“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat membangun upaya kita bersama dalam peningkatan pelayanan dasar melalui Posyandu yang berdaya guna dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berharap kegiatan rapat koordinasi tersebut dapat menjadi penguatan dalam transformasi Posyandu.

Baca Juga:  DPRD Kab Tangerang Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien PBI JKN

“Partisipasi masyarakat ke posyandu harus jadi perhatian bersama, bagaimana pembina Posyandu bahu-membahu agar Posyandu ini menarik dan juga diminati oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Dewi menyampaikan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu harus mampu diterjemahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga diharapkan posyandu ini juga dapat dukungan dari kepala desa, pengurus RW hingga RT.

Dikatakan, saat ini di Kabupaten Pandeglang terdapat 1927 Posyandu dan diharapkan Posyandu tersebut dapat menerapkan enam SPM Posyandu.

“Posyandu telah beralih menjadi media atau wadah untuk memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya. Ini kita harus punya komitmen bersama untuk mewujudkan enam SPM Posyandu di Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya.(hmi)

Berita Terkait

Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa
Dinkes Kota Tangerang Luncurkan “BUGAR MOVEMENT”, Dorong Budaya Hidup Sehat Pegawai
Penemuan Alat Deteksi Gizi MBG Berbasis AI
Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!
Dinsos Lakukan Pengukuran 16 Penerima Kaki Palsu
Sukseskan Program Prioritas Nasional, Pemkot Tangerang Targetkan CKG Seluruh Pegawai
Dari Benteng Reborn, Liga 4 Piala Gubernur 2026 Lahirkan Jawara Bola Banten
Anak Terkena Campak? Ini Panduan Perawatan di Rumah dari Dinkes Tangerang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:03 WIB

Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa

Jumat, 17 April 2026 - 13:34 WIB

Dinkes Kota Tangerang Luncurkan “BUGAR MOVEMENT”, Dorong Budaya Hidup Sehat Pegawai

Kamis, 16 April 2026 - 18:06 WIB

Penemuan Alat Deteksi Gizi MBG Berbasis AI

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

Dinsos Lakukan Pengukuran 16 Penerima Kaki Palsu

Berita Terbaru