Stunting di Kabupaten Tangerang Turun

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menurunkan angka stunting. Hal itu disampaikan saat menghadiri Penilaian Kinerja Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten yang berlangsung di Ruang Rapat Ex Litbang Bappeda Provinsi Banten, KP3B Serang, pada Senin (23/6/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan prioritas strategis Pemkab Tangerang yang memerlukan kolaborasi lintas sektor dan pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Stunting bukan hanya persoalan gizi, tapi masalah multidimensi yang berdampak langsung pada masa depan generasi. Karena itu, pendekatan yang terstruktur dan sinergis sangat penting,” ujar Wabup Intan.

Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPBGM), angka balita stunting di Kabupaten Tangerang berhasil ditekan dari 7,7% pada 2024 menjadi 7,3% pada 2025.

Baca Juga:  Heboh : Jabatan Sekda Herman Kembali Jabat Sekda

“Ini adalah hasil kerja keras semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, termasuk dukungan dunia usaha, masyarakat, dan lembaga seperti Bank BJB serta BAZNAS melalui program GENTING (Gerakan Terpadu Atasi Stunting),” tambahnya.

Intan menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang telah menjalankan 8 aksi konvergensi penurunan stunting secara konsisten, meliputi intervensi gizi spesifik dan sensitif, pemantauan, serta penguatan peran desa. Target jangka menengah adalah mencapai angka stunting 14% pada 2029, dan target jangka panjang sebesar 5% pada 2045, sejalan dengan visi Indonesia Emas.

Baca Juga:  Pendekar Bangkit! Persita Luncurkan Jersey dan Tim Baru

“Evaluasi ini penting untuk melihat progres dan menyempurnakan strategi yang telah diterapkan,” tuturnya.

Sementara itu, Plh Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Banten, Desta Munggara, menjelaskan bahwa penilaian akan berlangsung selama dua hari, dengan tujuan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan aksi konvergensi di seluruh daerah.

“Kami ingin memperoleh gambaran komprehensif tentang pelaksanaan delapan aksi dan memperkuat sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota,” kata Desta.

Desta juga menekankan pentingnya kolaborasi dan integrasi kebijakan antara pemerintah daerah dan provinsi untuk memastikan intervensi yang tepat sasaran dan berdampak.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Banten secara menyeluruh dan berkelanjutan. (dam)

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
Pengusutan Dugaan Korupsi, Kejati Banten Geledah PT ABM
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Jumat, 17 April 2026 - 22:57 WIB

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 April 2026 - 15:23 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB