Pemkot Tangerang Serahkan Bantuan Pangan B2SA untuk 1.000 Balita Berisiko Stunting

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sehat melalui edukasi serta intervensi gizi yang berkelanjutan.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, secara langsung menyerahkan bantuan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) kepada 1.000 balita yang berisiko stunting dalam kegiatan yang berlangsung di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecubung, Kecamatan Karang Tengah, Kamis (3/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pembinaan Kewaspadaan Pangan dan Gizi yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, dengan sasaran utama keluarga dan anak-anak sebagai pilar utama pembangunan kualitas SDM daerah.

Baca Juga:  TP PKK Tangerang Sambut TP PKK Belitung Timur

“Pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi penting untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing. Penanganan stunting bukan hanya soal makanan, tapi juga tentang kesadaran dan edukasi yang berkelanjutan,” tegas Wali Kota Sachrudin dalam sambutannya.

Selain penyerahan bantuan, acara juga dirangkai dengan pelatihan memasak menu sehat B2SA, edukasi keluarga sadar gizi, panen ikan hasil budidaya warga, serta penyerahan bibit tanaman pangan kepada KWT.

“Upaya kita hari ini adalah investasi masa depan. Jika anak-anak kita tumbuh dengan gizi baik, maka kelak mereka akan menjadi generasi yang unggul, produktif, dan membanggakan,” imbuh Sachrudin.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi dan pembinaan masyarakat merupakan strategi jangka panjang yang terus didorong Pemkot dalam menghadapi isu kerawanan gizi. Program ini dilaksanakan secara serentak di 25 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan di Kota Tangerang.

Baca Juga:  15 Ribu Pendatang Baru Bakal Masuk Tangerang

“Kami mendorong seluruh keluarga untuk memanfaatkan potensi lingkungan, menanam bahan pangan sendiri, dan menerapkan pola makan sehat. Dengan begitu, ketahanan gizi bisa dibangun dari rumah,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Sachrudin optimistis Kota Tangerang mampu mewujudkan generasi bebas stunting dan siap bersaing di masa depan.

“Semoga langkah ini membawa perubahan nyata dan menjadi penggerak semangat kita bersama untuk menciptakan Kota Tangerang yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya.(fj/hmi)

Berita Terkait

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pemkot Tangerang Siapkan Crossing Drainase di Akses Bandara Soetta
Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:27 WIB

Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB