SERANG | TR.CO.ID
Sugiarto S.Pd, MM terpilih menjadi Ketua PGRI Cabang Jawilan Masa bakti 2024-2029. Pengukuhan dan pelantikan di kepengurusan PGRI Cabang Jawilan dilakukan oleh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Serang, Asep Awaludin, usai penandatanganan berita acara dan pakta integritas pengurus di gedung PGRI Jawilan, Harendong, kemarin.
Pantauan di lokasi, hasil rekapitulasi perhitungan suara F1, Ketua terpilih, Sugiarto mendapatkan suara terbanyak 113 dibanding rivalnya Sutrisno mendapat 61 suara. Sedangkan di F2 untuk posisi Wakil Ketua1, Solihin mendapat 93 suara dan wakil Ketua 2, Dede Sulaeman mendapat 45 Suara. Sedangkan F3 untuk posisi sekretaris Elmi Hanjat Bait meraih 95 suara.
Hasil perolehan suara ditandatangani oleh panitia pemungutan suara disaksikan oleh seluruh calon F1, F2, F3 dan Perwakilan dari Pengurus PGRI Kabupaten Serang, Asep Awaludin, Agus Rohendi dan M. Efi Ulfi.
Ketua terpilih, Sugiarto mengucapkan terima kasih kepada anggota dan pengurus PGRI Cabang Jawilan yang telah membantu mensukseskan konferensi ini.
Sugiarto mengajak kepada seluruh anggota dan pengurus, bahwa proses demokrasi telah terlaksana dengan baik. Yang lalu sudah berlalu, ke depan mari kita bersatu membangun kemajuan pendidikan di Jawilan.
Sugiarto meminta bantuan dan kerjasama kepada seluruh pengurus dan anggota untuk kompak bersama sama merealisasikan rencana program yang telah tersusun dan memperjuangkan poin yang telah direkomendasikan usulan dari aspirasi anggota.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua PGRI Kabupaten Serang, Asep Awaludin menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan anggota PGRI Cabang Jawilan. “Terima kasih kepada para panitia, para peserta yang telah mensukseskan konferensi ini.
Bagi pengurus terpilih sama sama merupakan susunan pengurus untuk mengajukan surat penerbitan surat Keputusan ke PGRI Kabupaten Serang.
Asep Awaludin mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada seluruh pengurus lima tahun ke depan.
Konferensi ini adalah bagian dari langkah strategis dalam membangun transformasi pendidikan. PGRI menjadi garda terdepan dalam menciptakan guru yang adaptif, inovatif dan berdaya saing tinggi sehingga cita cita Indonesia Emas 2045 bisa tercapai. (Mur).









