Wilayah Selatan & Barat Minim Tenaga Medis, Andra Soni Komitmen Percepat Pemerataan Nakes dan Dokter

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam melakukan pemerataan tenaga kesehatan (nakes) dan dokter di seluruh wilayah, khususnya daerah selatan dan barat yang masih kekurangan tenaga medis.

“Sebaran dokter dan nakes saat ini lebih banyak di Tangerang Raya, sementara wilayah selatan dan barat, terutama daerah 3T, masih minim. Tujuan kita adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan pelayanan yang terjangkau, adil, dan merata,” ujar Andra Soni usai berdiskusi bersama Kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Banten, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banten, dan Dekan Fakultas Kedokteran Untirta, Omat Rachmat, Rabu (3/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andra Soni menjelaskan, poin utama pertemuan itu adalah semua berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ia menyikapi pertumbuhan penduduk Provinsi Banten yang cukup tinggi. Hal itu, menyebabkan meningkatnya tuntutan terhadap pelayanan masyarakat. Salah satunya pelayanan kesehatan. Hal itu juga harus dibarengi dengan ketersediaan tenaga kesehatan.

Andra mengakui, untuk jumlah dokter dan nakes-nya memang sudah cukup. Namun, ketersediaannya belum merata.

Baca Juga:  Amankan Miras dari TKC, Polsek Pakuhaji Respon Aduan Masyarakat

Untuk itu, Andra Soni mengaku membutuhkan banyak masukan dari berbagai sudut dalam rangka mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang, permasalahan pelayanan kesehatan. Antara lain dari pemerintah daerah, para dokter, IDI, perguruan tinggi, hingga pengelola rumah sakit swasta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pertemuan itu merupakan awal untuk menyerap seluruh aspirasi dan persoalan yang dihadapi oleh masing-masing daerah. Sehingga Pemprov Banten mempunyai gambaran langkah strategis apa yang harus dilakukan.

“Kita akan melakukan upaya jangka pendek dan jangka panjang,” katanya.

Untuk jangka pendek, lanjut Ati, ada dua alternatif yang akan dilakukan, pertama mengembangkan nakes khusus untuk pemenuhan sembilan kebutuhan di Puskesmas di Provinsi Banten wilayah Barat dan Selatan.

“Kita juga akan menjajaki outsourcing terhadap tenaga kesehatan khususnya dokter, sehingga kita tidak perlu lagi melakukan perekrutan. Tapi nanti kita akan melakukan pertemuan lagi,” ujarnya.

Kemudian untuk jangka panjang, lanjut Ati, Gubernur Banten Andra Soni menginginkan adanya beasiswa kepada nakes secara berjenjang. Nakes yang ada bisa disekolahkan untuk menjadi dokter umum. Lalu dokter umum disekolahkan untuk menjadi dokter spesialis dan dokter spesialis menjadi dokter sub spesialis.

Baca Juga:  Pemkab Tangerang Latih Pelaku UMKM Pembukuan Usaha

Untuk melaksanakan program jangka panjang tersebut, menurut Ati, perlu dukungan perguruan tinggi yang menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Dokter di Provinsi Banten, yaitu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Universitas Muhammadiyah Hamka (Uhamka), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), dan Universitas Pelita Harapan (UPH). “Mereka juga harus mendukung terhadap rencana program Bapak Gubernur ini,” pungkasnya.

Ketua IDI Provinsi Banten Muhammad Rifki menambahkan, pihaknya sangat menyambut baik terhadap rencana program yang dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni. Menurutnya, IDI Banten akan selalu seiring langkah dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat seperti yang dicanangkan oleh Pemprov Banten.

“Kami akan support terhadap berbagai program Bapak Gubernur Banten,” tukasnya. (dam/hmi)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Perkuat Kompetensi Kehumasan OPD Lewat Pelatihan Konten Digital
Job Fair Kota Tangerang 2026 Dibuka, Sediakan 15 Ribu Lowongan Kerja
Kota Tangerang Bidik Juara Umum Pepaperda IX Banten, Maryono Optimistis Pertahankan Dominasi
Pemkot Tangerang Siapkan 79 SMP dan MTs Swasta Gratis, Pastikan Seluruh Anak Tetap Bersekolah
Perluas Keltana, Pemkot Tangerang Perkuat Budaya Siaga Bencana di Masyarakat
Nilai Inovasi Daerah Terus Naik, Kota Tangerang Mantapkan Langkah Menuju Kota Paling Inovatif
Gerai Samsat Cipondoh Resmi Beroperasi, Permudah Layanan Administrasi Kendaraan Warga
Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, PPID Didorong Adaptif dengan Regulasi Baru
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:17 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Kompetensi Kehumasan OPD Lewat Pelatihan Konten Digital

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Job Fair Kota Tangerang 2026 Dibuka, Sediakan 15 Ribu Lowongan Kerja

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:39 WIB

Kota Tangerang Bidik Juara Umum Pepaperda IX Banten, Maryono Optimistis Pertahankan Dominasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Tangerang Siapkan 79 SMP dan MTs Swasta Gratis, Pastikan Seluruh Anak Tetap Bersekolah

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:16 WIB

Perluas Keltana, Pemkot Tangerang Perkuat Budaya Siaga Bencana di Masyarakat

Berita Terbaru