Kapolri Bentuk Tim Transformasi, Sahabat Presisi: Langkah Tepat Tingkatkan Kepercayaan Publik

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Reformasi Polri, Sahabat Presisi Beri Catatan

JAKARTA | TR.CO.ID

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri sebagai langkah strategis memperkuat kepercayaan publik. Tim ini dibentuk melalui Surat Perintah (Sprin) Nomor: Sprin/2749/IX/TUK.2.1./2025 ditandatangani langsung oleh kapolri pada 17 September 2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

dalam tim tersebut sejumlah tokoh di kepolisian muncul. Misalnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo ditempatkan sebagai pelindung, sementara Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo bertindak sebagai penasihat, Tim ini dipimpin Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana. Yang juga merupakan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Koordinator Sahabat Presisi sekaligus pengamat hukum dan politik, Egi Hendrawan, menyambut baik pembentukan tim ini. Ia menilai inisiatif Kapolri menunjukkan kesungguhan institusi kepolisian melakukan perubahan mendasar demi menjawab tuntutan publik.

Baca Juga:  Indonesia Berpotensi Darurat Pangan

“Ini adalah sinyal kuat bahwa Polri siap membuka diri terhadap kritik, melakukan evaluasi internal, dan membangun kembali kepercayaan masyarakat. Langkah ini perlu diapresiasi karena memperlihatkan komitmen pada transparansi dan pelayanan yang humanis,” kata Egi di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, keberadaan tim transformasi akan menjadi pintu masuk untuk memperkuat tata kelola serta memperbaiki mekanisme pengawasan di Polri. Namun, ia menekankan pentingnya agar reformasi ini tidak berhenti pada ranah administratif.

“Harus ada tolok ukur yang jelas, tenggat waktu, dan keterlibatan masyarakat sipil. Reformasi tidak boleh hanya sebatas simbol. Publik harus bisa merasakan langsung dampaknya,” ujarnya.

Egi juga menilai fokus utama reformasi harus diarahkan pada dua aspek penting: perbaikan struktural dan perubahan budaya. Di satu sisi, regulasi dan prosedur internal Polri harus diperkuat agar penegakan hukum lebih konsisten. Di sisi lain, budaya organisasi perlu dibangun dengan orientasi pada integritas dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga:  Akademisi STIH Painan : Advokat Jangan Takut Bela Klien

“Masyarakat akan menilai dari perilaku sehari-hari aparat kepolisian. Bagaimana mereka menegakkan hukum dengan adil, menghormati hak asasi, serta melayani dengan sikap humanis. Itulah wajah nyata dari reformasi yang sesungguhnya,” tutur Egi.

Ia menambahkan, dengan transparansi dan konsistensi, tim transformasi dapat menjadi momentum penting bagi Polri untuk membalikkan kepercayaan publik yang sempat menurun.

“Kapolri layak diapresiasi atas inisiatif ini. Bila dijalankan dengan konsisten, reformasi Polri bukan hanya slogan, tetapi kenyataan yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Egi.(fj/hmi)

Berita Terkait

Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai
PSEL Serang Raya Dibangun di TPSA Cilowong
Megawati Hangestri Pertiwi Mundur Dari Timnas Voli Indonesia
Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa
Mimpi Warga Banten Terwujud, Layanan Haji Lebih Dekat
Dari Gang di Kunciran Jaya ke Pasar Global, Ratu Eceng Bawa UMKM Tangerang Tembus Amerika
Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat. Lebih dari Emansipasi, Ini Sisi Spiritual Perjuangan Kartini
Semangat Kartini Menggema di Apel Senin
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:00 WIB

Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

PSEL Serang Raya Dibangun di TPSA Cilowong

Senin, 4 Mei 2026 - 12:18 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi Mundur Dari Timnas Voli Indonesia

Senin, 27 April 2026 - 19:24 WIB

Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Mimpi Warga Banten Terwujud, Layanan Haji Lebih Dekat

Berita Terbaru

Daerah

Lepas 393 Jemaah Calhaj, Maryono Pesankan Ini!

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:03 WIB